JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah negara mulai mengambil langkah kebijakan untuk meredam dampak kenaikan harga energi global, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Portugal memilih memangkas pajak bahan bakar guna menahan lonjakan harga di dalam negeri.
Pemerintah Portugal akan menerapkan diskon baru pada pajak cukai bahan bakar mulai Senin, sebagai bagian dari upaya mengurangi tekanan harga energi terhadap masyarakat.
Mengutip dari Antara, Sabtu (4/4), diskon pada pajak bahan bakar ISP mencapai 4,58 sen euro per liter untuk bensin tanpa timbal dan 8,34 sen euro per liter untuk solar.
Baca Juga: [FULL] Pakar & Peneliti Soroti Tembakan Iran ke Jet Tempur AS Hingga Sayembara untuk Temukan Pilot
Kebijakan tersebut diaktifkan setelah harga bahan bakar meningkat lebih dari 10 sen euro per liter di atas tingkat yang tercatat pada pekan acuan 2–6 Maret.
Pemerintah Portugal kemudian menyesuaikan besaran diskon setiap pekan untuk mengimbangi kenaikan harga yang terakumulasi.
Portugal sebelumnya juga menerapkan mekanisme serupa pada 2022 untuk meredam lonjakan harga energi setelah konflik Rusia dan Ukraina memicu gejolak pasar energi global.
Baca Juga: Terbongkar! Sindikat Oplos Elpiji di Jawa Tengah, Raup Rp1 Miliar per Bulan | BORGOL
India Perketat Pengawasan LPGSementara itu, pemerintah India meminta seluruh negara bagian mengambil langkah tegas untuk menindak praktik ilegal seperti penimbunan dan perdagangan gelap gas petroleum cair (LPG) serta produk minyak bumi lainnya.
Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya
Sumber : Antara
- harga energi global
- harga minyak dunia
- perang iran israel amerika
- lpg
- bbm
- krisis energi





