Krisis Energi Global: Portugal Pangkas Pajak BBM, India Perketat Distribusi LPG

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
lustrasi. Ketegangan Timur Tengah memicu kenaikan harga energi global. Portugal memangkas pajak BBM untuk meredam harga, sementara India memperketat pengawasan distribusi LPG. (Sumber: Envato/GoldenDayz)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejumlah negara mulai mengambil langkah kebijakan untuk meredam dampak kenaikan harga energi global, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Portugal memilih memangkas pajak bahan bakar guna menahan lonjakan harga di dalam negeri. 

Pemerintah Portugal akan menerapkan diskon baru pada pajak cukai bahan bakar mulai Senin, sebagai bagian dari upaya mengurangi tekanan harga energi terhadap masyarakat.

Mengutip dari Antara, Sabtu (4/4), diskon pada pajak bahan bakar ISP mencapai 4,58 sen euro per liter untuk bensin tanpa timbal dan 8,34 sen euro per liter untuk solar.

Baca Juga: [FULL] Pakar & Peneliti Soroti Tembakan Iran ke Jet Tempur AS Hingga Sayembara untuk Temukan Pilot

Kebijakan tersebut diaktifkan setelah harga bahan bakar meningkat lebih dari 10 sen euro per liter di atas tingkat yang tercatat pada pekan acuan 2–6 Maret. 

Pemerintah Portugal kemudian menyesuaikan besaran diskon setiap pekan untuk mengimbangi kenaikan harga yang terakumulasi.

Portugal sebelumnya juga menerapkan mekanisme serupa pada 2022 untuk meredam lonjakan harga energi setelah konflik Rusia dan Ukraina memicu gejolak pasar energi global.

Baca Juga: Terbongkar! Sindikat Oplos Elpiji di Jawa Tengah, Raup Rp1 Miliar per Bulan | BORGOL

India Perketat Pengawasan LPG

Sementara itu, pemerintah India meminta seluruh negara bagian mengambil langkah tegas untuk menindak praktik ilegal seperti penimbunan dan perdagangan gelap gas petroleum cair (LPG) serta produk minyak bumi lainnya.

Penulis : Dina Karina Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • harga energi global
  • harga minyak dunia
  • perang iran israel amerika
  • lpg
  • bbm
  • krisis energi
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok Preman yang Minta Jatah
• 23 jam laludetik.com
thumb
Heboh Mahasiswa di Serang Terciduk Rekam Dosen Sendiri di Toilet Kampus
• 12 jam laludetik.com
thumb
Sanksi Dilonggarkan, India Kembali Impor Minyak Iran
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Hancurkan Semen Padang, Persib Makin Dekat Juara Super League
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Pangdam Udaya Berikan Rumah bagi Keluarga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.