Fenomena komet MAPS disebut muncul pada awal April 2026. Komet ini menjadi sorotan para pengamat langit karena pergerakannya yang mendekati Matahari dan berpotensi terlihat lebih terang saat melintas sehingga menarik untuk diamati.
Banyak yang penasaran mengenai apa itu komet MAPS, kapan munculnya, hingga apakah fenomena ini bisa dilihat dari Bumi. Berikut serba-serbi komet C/2026 A1 (MAPS).
Merujuk EarthSky, komet MAPS merupakan komet dengan nama resmi C/2026 A1 (MAPS) yang terdeteksi sebagai komet sungrazing atau komet yang melintas sangat dekat dengan Matahari. Komet ini ditemukan melalui sistem pemantauan langit dan diperkirakan akan melintas sangat dekat dengan Matahari pada awal April 2026.
Komet sungrazing adalah jenis komet yang orbitnya membawa objek tersebut mendekati Matahari pada jarak yang sangat dekat. Dalam beberapa kasus, komet jenis ini dapat hancur akibat panas ekstrem saat mendekati Matahari.
Dilansir laman astronomi StarWalk, komet C/2026 A1 termasuk komet baru yang berasal dari wilayah luar tata surya dan bergerak menuju Matahari dengan lintasan yang cukup ekstrem sehingga menarik perhatian komunitas astronomi.
Asal Usul dan Penamaan Komet MAPSMengutip dari TheSkyLive, penamaan C/2026 A1 (MAPS) mengikuti sistem penamaan komet internasional. Huruf C menunjukkan bahwa komet ini merupakan komet non-periodik atau komet yang tidak memiliki orbit berulang dalam waktu singkat.
Angka 2026 menunjukkan tahun penemuan komet, sedangkan A1 menandakan komet pertama yang ditemukan pada paruh pertama Januari tahun tersebut. Nama MAPS merujuk pada sistem atau proyek pemantauan yang terlibat dalam pendeteksian komet ini.
Komet MAPS termasuk komet baru yang orbitnya belum pernah tercatat sebelumnya, sehingga lintasannya masih terus diamati oleh para astronom untuk memastikan pergerakan dan potensi visibilitasnya.
Informasi mengenai kemunculan komet MAPS pada 4-5 April 2026 berkaitan dengan waktu komet mendekati Matahari. Seperti dilansir Space, komet C/2026 A1 akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada awal April 2026 dan dapat dipantau melalui siaran pengamatan online.
Pengamatan komet ini dilakukan melalui teleskop luar angkasa dan instrumen pengamatan Matahari, termasuk observasi yang disiarkan secara online pada awal April. Periode ini menjadi waktu penting karena komet akan melintas sangat dekat dengan Matahari.
Artinya, tanggal 4-5 April bukan waktu komet terlihat jelas di langit malam, melainkan waktu saat komet mencapai fase penting dalam perjalanannya mendekati Matahari.
Apakah Komet MAPS Bisa Dilihat dari Bumi?Kemungkinan melihat komet MAPS secara langsung dari Bumi cukup terbatas. Menurut informasi dari StarWalk, komet sungrazing biasanya sulit diamati dengan mata telanjang karena posisinya sangat dekat dengan Matahari.
Komet C/2026 A1 lebih mudah diamati menggunakan teleskop khusus atau melalui observatorium luar angkasa yang memantau aktivitas Matahari. Pengamatan secara online menjadi opsi yang lebih realistis bagi masyarakat umum. Cara ini dinilai lebih aman dibanding mencoba melihat langsung ke arah Matahari.
(wia/idn)





