Pantau - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara militer pemakaman Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Minggu pagi, setelah almarhum gugur dalam menjalankan tugas negara di Lebanon.
Jenazah almarhum diberangkatkan dari rumah duka di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.
Jenazah tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 08.45 WIB.
Setibanya di TMP Cikutra, jenazah disambut oleh satuan militer Kogartap II Bandung.
Prosesi menuju pemakaman diiringi oleh tim salvo sebagai bentuk penghormatan militer.
Gugur dalam Misi PerdamaianDalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa almarhum gugur dalam menjalankan tugas negara pada Senin, 30 Maret 2026 di Lebanon.
"Semoga menjadi jalan darma bakti dan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan," ujar Agus.
Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan.
Almarhum merupakan bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL.
Ia meninggal dunia saat melaksanakan pengawalan konvoi dalam tugas mendukung operasi pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di wilayah tersebut.
Penghormatan Terakhir dan Kehadiran PejabatJenazah Mayor Zulmi dibawa menggunakan peti berwarna putih yang diselimuti bendera Merah Putih sebagai bentuk penghormatan negara.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam upacara tersebut.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin hadir dalam prosesi pemakaman.
Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan turut hadir.
Pangdam III Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih juga hadir dalam upacara.
Setelah upacara militer, Panglima TNI, para pejabat, serta keluarga memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Prosesi dilanjutkan dengan doa bersama.
Kegiatan diakhiri dengan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan terakhir.



