tvOnenews.com - Jay Idzes kembali menjadi sorotan setelah tampil bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026.
Bek andalan Timnas Indonesia itu mendapat penilaian kurang memuaskan usai laga kontra Cagliari yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Mapei, Reggio Emilia.
Pertandingan ini menjadi momen kembalinya Idzes ke klub setelah sebelumnya menjalani agenda internasional bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.
- instagram.com/sassuolocalcio/
Dalam turnamen tersebut, Idzes turut memperkuat skuad Garuda hingga mencapai partai final, meski harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor tipis 0-1.
Namun, sepulang dari tugas negara, performa Idzes justru mendapat kritik tajam dari media Italia. Sassuolo News secara khusus menyoroti kontribusinya dalam laga melawan Cagliari.
“Laporan pertandingan Sassuolo-Cagliari. Penilaian: Idzes melakukan kesalahan lagi,” tulis media tersebut dalam ulasannya.
Dalam pertandingan giornata ke-31 Serie A itu, Sassuolo memang berhasil meraih kemenangan 2-1.
- Sassuolo
Meski demikian, penampilan individu Idzes dinilai belum maksimal, bahkan dianggap melakukan kesalahan krusial.
Media Italia tersebut memberikan nilai 5 untuk Idzes, salah satu yang terendah di laga tersebut. Kritik utama mengarah pada insiden handball yang kembali dilakukan sang pemain.
“Handball, permainan kasar. Saya tidak tahu apakah ada ungkapan serupa dalam bahasa Indonesia, tetapi mereka harus menjelaskannya kepada Idzes karena ini adalah penalti kedua yang diberikan kepadanya karena pelanggaran handball,” tulis mereka.
Sorotan semakin tajam karena ini bukan pertama kalinya Idzes melakukan kesalahan serupa. Sebelumnya, ia juga disebut melakukan pelanggaran handball saat menghadapi Juventus.
- Reuters
Kini, kesalahan yang sama kembali terulang saat melawan Cagliari, membuat media Italia mempertanyakan konsistensi dan fokusnya di lini belakang.
Tak hanya itu, Idzes juga dinilai tampil kurang tenang dalam beberapa momen penting.
Salah satu situasi yang disorot adalah ketika ia terlihat kebingungan dalam membaca permainan lawan, termasuk saat mencoba membangun serangan dari belakang.




