Saat Prabowo Kecam Keras Insiden 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon, yakni Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ikhwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon telah kembali ke Indonesia pada Sabtu (4/4/2026) malam.

Di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut langsung tiga pahlawan yang gugur itu.

Mereka datang untuk memberi penghormatan terakhir kepada jenazah Farizal, Ikhwan, dan Zulmi.

Baca juga: Gugur di Lebanon, Mayor Zulmi Dimakamkan di TMP Cikutra, Panglima TNI: Prajurit Terbaik

Tangisan anggota keluarga yang ditinggalkan pun pecah ketika menyambut peti berisi jenazah. Prabowo lantas memberikan pelukan kepada mereka.

Setelah insiden yang menewaskan prajurit TNI ini, Panglima telah memerintahkan kepada pasukan perdamaian yang masih ada di Lebanon untuk berlindung di bunker.

Kecaman Prabowo

Melalui akun X-nya, Prabowo menyampaikan bahwa bangsa Indonesia berduka atas gugurnya tiga prajurit TNI dalam tugas mulia sebagai pasukan perdamaian PBB di Lebanon.

Dia menegaskan mengecam keras pihak yang menewaskan tiga prajurit TNI itu.

"Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa," cuit Prabowo, dikutip Minggu (5/4/2026).

Baca juga: Indonesia Tuntut Investigasi Menyeluruh Penyerangan Prajurit Perdamaian di Lebanon

Prabowo mengatakan, negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan.

Dia pun mengajak semua pihak untuk melanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian.

"Serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa," imbuhnya.

Keluarga Diminta Tak Risau

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengimbau keluarga prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon, untuk tidak merasa risau di tengah situasi keamanan yang memanas.

Dia menegaskan, para prajurit yang bertugas di wilayah misi perdamaian telah memahami langkah-langkah yang harus dilakukan dalam berbagai situasi.

“Ya, enggak usah risau. Sebetulnya mereka juga sebetulnya tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada risikonya di tengah-tengah kejadian tersebut. Yang penting doakan saja, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Saya kira itu,” ujar Maruli saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

Baca juga: Jaga Perdamaian di Lebanon, Total 3 Prajurit TNI Gugur dan 8 Terluka dalam Sepekan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Maruli, TNI juga telah memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur tindakan prajurit dalam kondisi tertentu di lapangan, sekaligus menjamin keamanan dan keselamatan mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dijodoh-jodohkan dengan Reza Arap, Ini Kata Fuji soal Isu Furab
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Sekitar 10 Ribu akan Padati Stadion Agus Salim, Gelandang Persib Marc Klok Antusias
• 11 jam lalubola.com
thumb
DPRD Surabaya Dorong Skema Penanganan Sampah Berat-Peremajaan Armada
• 12 jam laludetik.com
thumb
Panduan Lengkap Salat Berjemaah: Dalil serta Syarat Imam dan Makmum
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gratifikasi Akar Korupsi, Ini Barang yang Wajib dan Tidak Dilaporkan
• 4 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.