Mengantar Kopda Anumerta Farizal ke Peristirahatan Terakhir

kumparan.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jenazah Kopral Dua (Kopda) anumerta Farizal Rhomadhon telah dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kabupaten Kulon Progo, Minggu (5/4). Pemakaman dilaksanakan secara militer dengan tembakan salvo.

Keluarga, sanak saudara, rekan sejawat, hingga masyarakat turut mengantar Kopda Farizal ke peristirahatan terakhir.

Masyarakat yang sudah dari pagi datang ke TMP Giripeni, menyaksikan prosesi pemakaman dari luar pagar makam.

Sementara itu, Fafa Nur Azila, istri Kopda Farizal, tak kuasa menahan tangis. Fafa memeluk pusara suami yang telah dipenuhi bunga. Berkali-kali dia mengusap foto sang suami.

Istri-istri prajurit lain tampak menguatkan Fafa. Selain istri, Kopda Farizal meninggalkan seorang putri bernama Shanaya Almahyra Elshanum yang masih berusia 1,5 tahun.

Shanaya juga hadir di pemakaman sang ayah bersama keluarga.

Kopda Farizal merupakan anggota TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon.

"Atas nama negara dan Tentara Nasional Indonesia dengan ini mempersembahkan kepada persada Ibu Pertiwi jiwa, raga, dan jasa-jasa almarhum nama Farizal Rhomadhon pangkat Kopral Dua anumerta," kata inspektur upacara, Asisten Kebijakan Strategis dan Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI, Letjen TNI Candra Wijaya, dalam amanatnya.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda (IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo seusai upacara pemakaman mengatakan pemakaman berjalan dengan lancar dan aman.

"Beliau almarhum gugur di Lebanon. Beliau tergabung dalam Pasukan Kontingen Garuda," kata Joko.

Kopda Farizal lahir di Kulon Progo 28 tahun silam. Dia anak kedua dari dua bersaudara pasangan Senam dan Supinah.

Kopda Farizal bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti, Brigif 25/Suwah Kodam Iskandar Muda, Aceh. Selama setahun ini dia bertugas sebagai anggota Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S UNIFIL.

Komandan Brigade Infanteri 25/Siwah Kolonel Dimar Bahtera mengatakan Farizal gugur saat sedang menjalankan Salat Isya tak jauh dari pos UNIFIL.

"Jadi waktu salat, jadi bukan waktu Salat Subuh tapi pada saat Salat Isya. Jadi ketika Salat Isya yang bersangkutan sedang melaksanakan salat dan di situ sedang ada mortir ya, artileri yang jatuh di samping masjid. Kurang lebih seperti itu," kata Dimar, beberapa waktu yang lalu.

Dimar mengatakan dia dan Farizal sama-sama berasal dari Kulon Progo. Dia pun mengenang sosok Farizal sebagai prajurit panutan. Tak hanya bagi juniornya tapi juga atasan. Farizal adalah sosok yang disiplin. Terlebih di Aceh dia bertugas sebagai Provos.

Sejak kecil, Farizal memang bercita-cita menjadi seorang TNI. Mengikuti jejak pamannya. Keluarga sempat menawari Farizal kuliah setelah lulus SMA 2016 silam, tetapi Farizal telah membulatkan tekad untuk menjadi TNI.

Supinah, ibu Farizal, bercerita putranya rutin berkabar ketika sedang dalam penugasan.

"Apa-apa itu bilang walaupun tengah di Papua, semua bilang ke saya, ke ayahnya, setiap saat itu WA," kata Supinah beberapa waktu lalu.

Saat bertugas di Lebanon, Farizal kerap video call dengan keluarga. Komunikasi ini juga disambungkan ke istri.

"Iya setiap hari (komunikasi), kalau malamnya sini, sana siang, setiap hari video call, sama saya, sama bapaknya, terus disambungkan cucu di Aceh," bebernya.

Dari komunikasi ini pula diketahui kondisi di Lebanon cukup darurat.

"Akhir-akhir ini agak darurat to, setiap saat masuk ke bunker berapa jam, terus nanti kalau aman keluar. Katanya kalau ada sirine itu harus masuk (bunker)," ceritanya.

Sementara itu di mata tetangganya, Farizal dikenal aktif dan peduli. Sebelum maupun sesudah menjadi TNI, Farizal aktif di karang taruna.

"Ada kegiatan apa saja itu mengikuti dan mendukung sampai sekarang itu kalau muda-mudi punya istilah punya kegiatan sering membantu. Sering membantu walaupun membantu sekadar uang," kata Dukuh Ledok, Wakidi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Pengobatan hingga Usaha, Kemensos Dampingi Penyintas Kanker
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
ZXMOTO Raih Juara Dunia Supersport 2026, Motor China Tunjukkan Daya Saing Global
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Deretan Negara dengan Tentara Terbesar di Dunia Tahun 2026, Ini Posisi Indonesia
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Transformasi Zhang Dari Gemuk 100 kilo Ke Idola Dracin Paling Sempurna
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Paus Leo XIV Serukan Perdamaian Dunia dalam Misa Malam Paskah di Vatikan
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.