VIVA – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan 1-2 dari Mallorca dalam lanjutan La Liga, Sabtu 4 April 2026.
Hasil tersebut membuat peluang Los Blancos dalam perburuan gelar semakin tertekan karena tertinggal dari pemuncak klasemen.
Dalam pertandingan tersebut, Mallorca unggul lebih dulu lewat gol Manu Morlanes pada menit ke-43. Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Eder Militao pada menit ke-88, namun tuan rumah memastikan kemenangan dramatis lewat gol Vedat Muriqi di masa tambahan waktu.
- Daily Mail
Kekalahan ini membuat posisi Real Madrid semakin sulit dalam persaingan gelar. Mereka kini tertinggal empat poin dari Barcelona.
Arbeloa tidak mencari alasan atas hasil tersebut dan secara tegas menyatakan bahwa kekalahan sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih.
“Kekalahan ini adalah milik saya, sepenuhnya dan mutlak milik saya,” ujar Arbeloa dikutip dari Goal.
Ia menegaskan bahwa seluruh keputusan, mulai dari pemilihan susunan pemain hingga strategi permainan, berada di bawah kendalinya. Karena itu, ia meminta para pemain untuk segera melupakan hasil tersebut dan fokus pada pertandingan berikutnya.
Meski mengakui situasi kini semakin sulit, Arbeloa menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan gelar.
Menurut Arbeloa, kegagalan timnya tidak lepas dari kurangnya energi dan kesabaran, terutama di babak kedua. Ia menilai para pemain kesulitan menembus pertahanan rapat Mallorca, yang tampil disiplin dan efektif dalam memanfaatkan peluang.
Ia juga menyebut tekanan akibat tertinggal membuat tim kehilangan ketenangan dalam mengolah serangan.
Dengan delapan pertandingan tersisa, kata Arbeloa, tinya masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi di klasemen. Ia menegaskan anak-anak asuhnya harus segera meningkatkan performa jika ingin tetap bersaing memperebutan gelar La Liga musim ini.





