Whoosh Sempat Terhenti di Kopo Bandung: Ada Seng Terbawa Angin Masuk Rel

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Beredar di media sosial sebuah video yang memperlihatkan kereta cepat Whoosh sempat terhenti di kawasan Kopo, Bandung, Jawa Barat.

Dalam video tersebut, terlihat sebuah benda asing yang terletak di jalur rel yang menjadi penyebab berhentinya kereta.

Menanggapi hal itu, Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (3/4) sekitar pukul 16.45 WIB. Kereta Whoosh dengan nomor perjalanan KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim sempat dihentikan sementara.

“KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim sempat dihentikan di KM 126+383 sekitar wilayah Kopo pada Jumat, 3 April pukul 16.45 WIB untuk memastikan keselamatan perjalanan akibat adanya penanganan benda asing berupa seng yang masuk ke jalur karena cuaca ekstrem,” ujar Eva saat dikonfirmasi, Minggu (5/4).

Ia menambahkan, sistem keselamatan Whoosh telah lebih dulu mendeteksi adanya benda asing tersebut sehingga dapat segera diantisipasi tanpa membahayakan perjalanan kereta.

“Sebelumnya, sistem sensor telah mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga dapat diantisipasi dan tidak membahayakan perjalanan,” ungkap Eva.

“Penanganan selesai pada pukul 16.48 WIB dan pada pukul 16.49 WIB kereta kembali melanjutkan perjalanan. Operasional Whoosh tetap aman dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan,” lanjutnya.

Eva mengungkapkan pada hari yang sama, wilayah Kota Bandung dan sekitarnya memang dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan petir. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah gangguan seperti pohon tumbang hingga kerusakan fasilitas di beberapa ruas jalan utama.

Menurutnya, hal itu yang menyebabkan benda ringan seperti seng terbawa angin hingga masuk ke jalur rel.

“Kondisi cuaca ekstrem tersebut memungkinkan benda ringan seperti seng terbawa angin dan masuk ke jalur. Namun demikian, tidak terdapat gangguan pada prasarana perkeretaapian lainnya dan seluruh infrastruktur tetap dalam kondisi aman,” jelas dia.

Pihaknya memastikan seluruh jalur operasional Whoosh tetap dalam kondisi aman.

“KCIC menegaskan bahwa seluruh jalur Whoosh tetap aman dan dipantau melalui berbagai sistem keselamatan berlapis. Sistem tersebut meliputi sensor deteksi benda asing, sensor hujan dan angin kencang, serta sistem deteksi gempa yang terintegrasi dengan kontrol perjalanan,” ujarnya.

Usai kejadian, pemeriksaan menyeluruh terhadap jalur juga telah dilakukan untuk memastikan tidak ada gangguan lanjutan.

“Pemeriksaan jalur juga telah dilakukan pascakejadian dan seluruh prasarana Whoosh dipastikan dalam kondisi andal, sehingga Whoosh dapat beroperasi normal,” kata dia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gejolak Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Minyak, Dorong Percepatan Pasar Kendaraan Listrik
• 3 jam laluharianfajar
thumb
Jadwal Salat Bandung 5 April 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
IHSG Diproyeksi Mixed Pekan Depan, Saham Free Float Rendah Bayangi Pasar
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Gunung Semeru Erupsi, Letusan Awan Panas Capai 3,5 Km
• 10 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dari Keterbatasan Jadi Kekuatan, Ini Kisah Ibu Ani Tumbuh Tangguh Bersama PNM
• 21 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.