‎Tersingkir dari Piala FA, Mikel Arteta Beberkan Biang Kerok Kekalahan Arsenal hingga Gagal Kembali Raih Gelar Juara

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

‎Jakarta, tvOnenews.com - Kekecewaan mendalam dirasakan Mikel Arteta setelah Arsenal harus angkat kaki lebih cepat dari ajang Piala FA. Sang pelatih pun langsung mengungkap sejumlah faktor yang membuat timnya gagal melangkah ke semifinal.

‎Arteta menilai hasil tersebut bukan sekadar soal keberuntungan, melainkan ada aspek permainan yang tidak berjalan sesuai rencana. Ia menyoroti bagaimana The Gunners gagal memaksimalkan momen penting sepanjang pertandingan.

‎Dalam laga perempat final yang berlangsung di St Mary's Stadium, Arsenal harus mengakui keunggulan Southampton dengan skor 1-2. Kekalahan ini sekaligus mengubur ambisi The Gunners untuk kembali merasakan atmosfer Wembley.

‎Bagi Arteta, kegagalan ini terasa menyakitkan karena peluang sebenarnya terbuka lebar. Ia melihat timnya sempat menguasai jalannya laga dalam beberapa fase pertandingan.

‎"Ya, kami sangat kecewa bahwa kami kehilangan kesempatan untuk kembali bermain di Wembley," ujar Arteta dikutip dari situs resmi Arsenal, Minggu (5/4/2026). 

‎"Saya rasa kami punya banyak momen ketika kami bisa mencatatkan dominasi," tambahnya. 

‎Meski mampu menciptakan sejumlah peluang, Arsenal dinilai kurang tajam dalam penyelesaian akhir. Arteta menyebut hal itu sebagai salah satu titik lemah yang sangat menentukan hasil akhir.

‎"Ketika kami mendapatkan kesempatan dan situasi [untuk mencetak gol], kami tidak memanfaatkan hal tersebut tidak cukup baik," kata Arteta. 

‎Tak hanya soal efektivitas, Arteta juga mengkritisi cara timnya bertahan. Ia menilai tekanan terhadap lawan tidak dilakukan secara maksimal sejak lini depan.

‎Akibatnya, Southampton bisa membangun serangan dengan relatif mudah tanpa gangguan berarti. Situasi tersebut membuat lini belakang Arsenal harus bekerja lebih keras dari seharusnya.

‎Tekanan yang terus datang akhirnya berbuah gol bagi Southampton. Arteta pun menilai kondisi itu sebagai konsekuensi dari pendekatan bertahan yang terlalu dalam.

‎"Ketika kami langsung bertahan di sekitar kotak penalti seperti yang kami lakukan hari ini, kami akan menempatkan diri kami dalam situasi yang sangat sulit," ucap Arteta. 

‎"Mereka bisa memaksimalkan hal tersebut dan itulah alasan kami tersingkir," sambungnya. 

‎Meski ada momen kesalahan dalam pertandingan, Arteta tidak ingin menyalahkan pemain tertentu. Ia menegaskan bahwa sepak bola selalu menyimpan risiko kesalahan individu.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitigasi Krisis Pangan, Pemerintah Didorong Segera Cari Sumber Impor Alternatif
• 5 jam lalubisnis.com
thumb
Joey Pelupessy Dicoret dari Skuad Lommel SK di Tengah Polemik Paspor Indonesia
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dimakamkan Minggu Pagi, TNI Siapkan Prosesi Militer
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Prediksi Semen Padang Vs Persib di BRI Super League: Tantangan Sesungguhnya Imran Nahumarury
• 8 jam lalubola.com
thumb
Ngeri! Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta Cepat di Flyover Krian Sidoarjo
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.