Heboh Benda Angkasa Melintas di Lampung, Astronom: Sampah Antariksa Cina

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Kepala Pusat Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) Annisa Novia Indra Putri menyampaikan bahwa benda angkasa yang melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4) kemungkinan sampah antariksa.

"Fenomena langit yang menghebohkan masyarakat itu bukan komet, kemungkinan hal itu sampah antariksa," katanya dihubungi dari Bandarlampung, Minggu (5/4).

Dia menjelaskan berdasarkan analisis sementara benda terang dan berekor yang melintas di langit Lampung memiliki gerakan dan lintasan yang tidak menyerupai komet.

"Bahkan dari pecahan yang ada di video tersebut itu bukan ciri-ciri dari komet," kata Kepala Pusat Observatorium Astronomi pada Institut Teknologi Sumatera (ITERA) itu.

Annisa menyebutkan bahwa benda langit tersebut kemungkinan besar sampah antariksa dari tubuh roket milik Negara Cina.

"Namun begitu, benda langit tersebut tidak bahaya karena benda jatuh yang turun ke bumi sudah berinteraksi dengan atmosfer dan terbakar. Biasanya hanya sisa-sisa saja yang sampai ke permukaan bumi," kata dia.

Pada sisi lain, Annisa mengatakan terdapat sebuah komet yang mencapai jarak terdekat dengan Matahari pada jarak 0,02 sa. Apabila komet ini tidak hancur, akan menjauh dari Matahari dan mencapai perige atau jarak terdekatnya dengan Bumi pada tanggal (6/4).

"Komet ini bernama C/2026 A1 (MAPS). Komet ini merupakan komet pelintas dekat Matahari atau sungrazer. Jika komet ini selamat dari perihelion maka MAPS akan tampak di rasi Cetus dan menjadi objek yang hien diamati dengan mata tonna alat ID," kata dia.

Viral di media sosial sebuah benda langit melintasi langit Lampung pada Sabtu (4/4). Sejumlah masyarakat yang menyaksikan hal itu mengira benda langit tersebut merupakan komet yang jatuh ke bumi.

Meluncur dari Arah India

Profesor Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Thomas Djamaluddin menyebut benda langit misterius yang melintasi wilayah udara Lampung sebagaimana terlihat dalam video viral di media sosial pada Sabtu (4/4) merupakan sampah antariksa.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," katanya dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

 Thomas menjelaskan sampah antariksa tersebut merupakan bekas roket China CZ-3B yang meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia.

"Info terbaru dari Space-Track dan analisis orbit menunjukkan bahwa bekas roket China tersebut meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera," ujarnya.

Thomas menjelaskan objek tersebut sekitar pukul 19:56 WIB ketinggiannya turun hingga mencapai ketinggian di bawah 120 km, sehingga dapat disaksikan oleh warga.

"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," tutur Thomas Djamaluddin.

Sebelumnya, viral sebuah video di media sosial yang menunjukkan terdapat benda bercahaya yang meluncur di atas langit yang disebut berada di wilayah Lampung.

Benda langit tersebut terlihat memanjang dan berpencar menjadi serpihan-serpihan beberapa kali


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Berpotensi Naik, Bisa Sentuh Rp 3 Juta per Gram Pekan Depan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Persija Pede Meski Tampil Tanpa Top Skor Emaxwell di Markas Bhayangkara Sore Ini
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Hari Kelam AS-Israel saat 2 Jet Tempur dan 3 Drone Dilumpuhkan Iran
• 16 jam laludetik.com
thumb
Cerita SBY Usul ke PBB Buat Kirim Pasukan TNI ke Lebanon pada 2006
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Minim rebound sebabkan Satria Muda dikalahkan RANS Simba
• 20 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.