AS-Israel melakukan serangan terhadap fasilitas di Zona Ekonomi Petrokimia Khusus Mahshahr di barat daya Iran pada Sabtu waktu setempat. Sebanyak 5 orang tewas dalam peristiwa itu.
"Lima orang gugur setelah serangan musuh Amerika-Zionis terhadap beberapa perusahaan yang terletak di Zona Ekonomi Khusus Petrokimia Mahshahr," kata ISNA, mengutip wakil gubernur provinsi Khuzestan, Valiollah Hayati, dilansir AFP, Minggu (5/4/2026),
Kantor berita resmi IRNA, melaporkan sebanyak 170 orang terluka dalam serangan itu. Mereka sudah ditangani dan tidak memerlukan rawat inap.
Sebelumnya, ketika mengumumkan serangan tersebut, Hayati mengatakan serangan itu menghantam lokasi tiga perusahaan di daerah tersebut.
Sementara itu dilansir AP, militer Israel mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas tersebut pada Sabtu pagi. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah melalui unggahan videonya di X untuk melanjutkan serangan lebih lanjut.
Ia mengklaim kompleks tersebut 'bertanggung jawab untuk memproduksi dan mengekspor bahan kimia ke angkatan bersenjata rezim' dan bahwa fasilitas yang menjadi sasaran 'digunakan untuk memproduksi bahan untuk bahan peledak, rudal balistik, dan persenjataan tambahan'.
(yld/knv)





