BSA Logistics bakal listing perdana pada 10 April 2026 pekan depan.
IDXChannel - Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) ditetapkan sebagai Efek Syariah menjelang listing perdana pada 10 April 2026 pekan depan.
Pengumuman tersebut berdasarkan keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor KEP-3/PM.21/2026.
Dikeluarkannya keputusan tersebut sebagai tindak lanjut dari hasil penelaahan OJK terhadap pemenuhan kriteria Efek Syariah atas Pernyataan Pendaftaran oleh PT BSA Logistics Indonesia Tbk.
"Dengan dikeluarkannya Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan tersebut, maka Efek tersebut masuk ke dalam Daftar Efek Syariah," tulis pengumuman OJK pada Rabu (1/4/2026).
Sebagai informasi, WBSA menetapkan harga IPO sebesar Rp168 per saham, di atas batas atas dari rentang harga selama penawaran awal (book building) Rp150-Rp170.
Perseroan akan menerbitkan 1,8 juta saham baru atau setara 20,75 persen dari total modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Dengan penetapan harga IPO tersebut, perseroan bakal meraih dana segar sebesar Rp304 miliar sebelum dikurangi biaya emisi.
Adapun lebih dari separuh dana tersebut rencananya dipakai untuk mengakuisisi perusahaan yang dimiliki oleh pengendali.
WBSA berencana mengakuisisi 191.250 saham atau 99,99 persen saham BIL. Saat ini, seluruh saham BIL dikuasai oleh PT Bermuda Nusantara Logistik (BNL).
Sesuai timeline, masa penawaran umum (offering) dilaksanakan pada 2-8 April 2026.
(DESI ANGRIANI)





