JAKARTA, KOMPAS.TV - Tim Nasional Futsal Indonesia memulai langkah perdana dalam ajang ASEAN Futsal Championship 2026 di Nonthaburi Hall, Thailand, dengan membawa komposisi pemain yang mayoritas dihuni wajah-wajah baru.
Turnamen ini menjadi momentum penting bagi regenerasi skuad Garuda untuk menguji kedalaman talenta hasil kompetisi domestik di level internasional.
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Héctor Souto mengungkapkan, tantangan utama yang dihadapi timnya adalah masa persiapan yang sangat singkat.
Proses integrasi pemain baru dengan sistem kepelatihan dilakukan dalam durasi yang sangat terbatas menjelang pertandingan pembuka.
"Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang," ungkap Coach Hector dalam rilis resmi Federasi Futsal Indonesia, Minggu (5/5).
Baca Juga: Liverpool Digilas Manchester City di Piala FA, Arne Slot Kecewa Luar Biasa
Kendati demikian, pelatih berkebangsaan Spanyol itu memberikan apresiasi terhadap kualitas individu para pemain yang dipanggil.
Menurutnya, pemain yang bersinar di Profesional Futsal League (PFL) memiliki standar kemampuan yang mumpuni untuk bersaing di kawasan Asia Tenggara.
"Ini adalah masalah terbesar kami (waktu), bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara," tambahnya.
Fokus utama tim pelatih saat ini adalah memastikan transisi pemahaman taktik dari skuad senior ke pemain baru berjalan lancar.
Penulis : Rizky Ade Saputro Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- FFI
- Federasi Futsal Indonesia
- Futsal
- ASEAN Futsal Championship 2026
- Thailand
- Timnas Futsal Indonesia




