jpnn.com, JAKARTA - Inovasi layanan Immicare dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mendapat apresiasi luas dari masyarakat.
Layanan jemput bola ini dinilai menjadi solusi cepat dalam kondisi darurat, bahkan berperan penting dalam penyelamatan nyawa.
BACA JUGA: Cegah TPPO dan PMI Ilegal, Imigrasi Batam Tolak Pengajuan Paspor Sebanyak Ini
Apresiasi tersebut disampaikan keluarga seorang balita pasien emergency yang harus segera dirujuk ke Malaysia untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Lina, salah satu anggota keluarga pasien mengaku terbantu dengan kecepatan layanan Immicare yang memungkinkan pengurusan paspor selesai hanya dalam hitungan jam.
BACA JUGA: Imigrasi Batam Sudah Terbitkan 27.820 Paspor pada Triwulan Satu 2024
“Kalau tidak ada Immicare, kami tidak tahu bagaimana nasib anak kami. Prosesnya sangat cepat, sehingga kami bisa langsung berangkat ke Malaysia untuk pengobatan,” kata Lina dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Minggu (5/4).
Diketahui, layanan Immicare diberikan kepada keluarga tersebut pada 4 Maret 2026 di Rumah Sakit Awal Bros Batam.
BACA JUGA: Imigrasi Batam Telah Deportasi 121 WNA Ilegal Selama Januari-April
Saat itu, kondisi darurat mengharuskan pasien segera diberangkatkan ke luar negeri, sementara dokumen perjalanan belum tersedia.
Dengan respons cepat dari petugas imigrasi, paspor berhasil diterbitkan dalam waktu singkat.
Balita tersebut pun dapat segera diberangkatkan dan berhasil mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan.
Keluarga pasien juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Imigrasi Batam Hajar Aswad atas terobosan layanan yang dinilai humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Hajar Aswad menyatakan bahwa Immicare merupakan bentuk komitmen Imigrasi Batam dalam memberikan pelayanan prima, khususnya bagi masyarakat dalam kondisi mendesak.
“Immicare kami hadirkan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian secara darurat tetap terlayani dengan cepat dan tepat. Tidak hanya di rumah sakit, layanan ini juga menjangkau pasien yang dirawat di rumah,” ujarnya.
Dia menjelaskan Immicare tidak hanya melayani percepatan penerbitan paspor, tetapi juga memberikan pendampingan hingga proses keberangkatan ke luar negeri.
“Kami juga memfasilitasi pasien dan keluarga saat akan berangkat ke luar negeri melalui jalur khusus tanpa antre. Dalam proses ini, kami turut berkoordinasi dengan Badan Karantina Kesehatan untuk penerbitan izin angkut,” tambahnya.
Menurutnya, layanan ini dirancang sebagai bentuk pelayanan humanis yang terintegrasi, sehingga masyarakat tidak terbebani prosedur berbelit di tengah kondisi darurat.
"Immicare sendiri merupakan inovasi layanan berbasis jemput bola yang ditujukan bagi masyarakat dengan keterbatasan, seperti pasien sakit, lansia, hingga kondisi darurat lainnya," jelasnya.
Di tengah berbagai isu yang berkembang, kehadiran layanan ini menjadi bukti bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Imigrasi Batam terus dilakukan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. (mcr8/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Iran Bakal Menghancurkan Kedubes Israel di Timur Tengah
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra




