JAKARTA, DISWAY.ID - Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Mayjen TNI Iwan Bambang Setiawan melaksanakan kunjungan kepada prajurit Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S yang menjadi korban insiden UNIFIL dan tengah menjalani perawatan di RS Saint George, Beirut.
Dalam kegiatan tersebut, Komandan PMPP TNI didampingi oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Lebanon, Dicky Komar, DCO Seceast UNIFIL Kolonel Inf A. Juni Toa, serta Dirbinops PMPP TNI Kolonel Inf Untung Prayitno.
BACA JUGA:LAGI! Tragedi Lebanon Terulang, 3 Prajurit TNI Lainnya Luka-Luka
BACA JUGA:Demi Keamanan, Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
Pada kesempatan itu, Komandan PMPP TNI memberikan dukungan moril serta doa kepada tiga prajurit yang dirawat, yakni Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana, Praka Rico Pramudia, dan Praka Deni Rianto.
Kehadiran tersebut menegaskan komitmen negara khususnya Pimpinan TNI untuk senantiasa hadir dan memberikan perhatian kepada prajurit yang bertugas di wilayah misi.
Komandan PMPP TNI Iwan mengatakan "Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan perlindungan kepada seluruh personel serta berperan aktif dalam mendukung upaya pemeliharaan perdamaian dunia melalui pengiriman Pasukan Garuda" tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono mendapatkan informasi bahwa 3 prajurit TNI kembali menjadi korban luka-luka dalam insiden di wilayah konflik Lebanon.
"Tadi malam juga saya menerima laporan bahwa ada tiga prajurit TNI yang terluka, yang juga penyebabnya seperti halnya dari dua insiden yang sebelumnya terjadi," kata Menlu Sugiono di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu, 4 April 2026.
Menurut Sugiono, saat ini pihak berwenang dari PBB sedang menelusuri secara mendalam terkait kejadian tersebut.
BACA JUGA:Demi Keamanan, Panglima Perintahkan Prajurit TNI di Lebanon Masuk Bunker
"Itu masih diinvestigasi oleh UNIFIL," jelas Sugiono
Lebih lanjut, Sekjen Partai Gerindra ini menambahkan Indonesia juga meminta PBB mengevaluasi keselamatan pasukan penjaga perdamaian, khususnya yang bertugas di UNIFIL.
“Oleh karena itu kita juga meminta kepada PBB untuk mengevaluasi lagi keselamatan prajurit penjaga perdamaian PBB ini di mana pun berada khususnya di UNIFIL ini. Oleh karena itu kita sekali lagi berupaya agar pasukan penjaga perdamaian kita diberi agar pasukan perdamaian kita ini sehat, selamat dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepada mereka,” imbuhnya.
BACA JUGA:UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir untuk 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon
- 1
- 2
- »





