Mentan bertekad jadikan Indonesia "superpower" pangan dunia

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bertekad menjadikan Indonesia sebagai superpower pangan dunia, dengan mengajak seluruh elemen bangsa bersatu memperkuat ketahanan nasional demi masa depan yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

"Kita ingin ribuan tahun ke depan ini Republik (Indonesia), bertahan dan dalam waktu singkat Indonesia superpower," kata Mentan di sela meninjau Gudang Bulog Panaikang bersama Wakil Direktur Utama (Wadirut) Perum Bulog Marga Taufiq di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Menurutnya, Indonesia kini berada dalam kondisi kuat dengan ketahanan pada sektor air, pangan, termasuk energi, dan protein.

Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara kuat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang visioner karena mampu mengarahkan pembangunan menuju kemandirian dan ketahanan di berbagai sektor strategis termasuk pangan dan energi.

Meski demikian, Mentan mengingatkan adanya pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia mandiri. Ia menduga bisa saja berasal dari kelompok tertentu yang memiliki kepentingan, termasuk dugaan praktik mafia.

Pihak tersebut, menurutnya, bisa saja berorientasi pada kepentingan negara lain dan merasa diuntungkan jika Indonesia mengalami kesulitan, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan ke depan.

Namun demikian, ia memastikan kondisi saat ini menunjukkan kemajuan signifikan. Ketersediaan pangan dinilai aman, kebutuhan protein tercukupi, serta sektor energi menunjukkan tren positif dengan pengurangan ketergantungan impor nasional.

Ia juga menyampaikan ekspor meningkat dan kesejahteraan petani disebut sebagai yang tertinggi sejak Indonesia merdeka. Hal ini menjadi indikator keberhasilan pembangunan sektor pertanian nasional saat ini.

Mentan mengajak masyarakat untuk bersyukur atas capaian tersebut. Ia menilai kondisi ini merupakan momentum penting yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ketahanan pangan Indonesia.

Sebagai contoh, produksi di Sulawesi Selatan meningkat signifikan dari sebelumnya sekitar 300 ribu ton menjadi 761 ribu ton, atau meningkat lebih dari dua kali lipat dalam periode terakhir.

Secara nasional, stok beras saat ini mencapai 4,5 juta ton. Dalam 20 hari ke depan diproyeksikan meningkat menjadi 5 juta ton, bahkan berpotensi mencapai 6 juta ton dalam dua bulan mendatang.

Ia membandingkan kondisi ini dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana stok pada periode yang sama hanya sekitar 1,5 juta ton. Artinya, terjadi peningkatan hingga tiga kali lipat atau sekitar 200 persen.

Mentan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan menjaga Indonesia. Ia menekankan negara ini milik bersama dan membutuhkan kerja sama seluruh pihak demi keberlanjutan pembangunan nasional.

Ia juga mengingatkan kritik merupakan bagian dari demokrasi. Namun, setiap warga negara memiliki peluang berkontribusi lebih besar di masa depan, termasuk menjadi bagian dari pemerintahan.

Mentan juga mengajak masyarakat menjaga keberlangsungan Republik Indonesia. Ia optimistis dengan kebersamaan, Indonesia dapat menjadi negara maju bahkan berpotensi menjadi kekuatan besar dunia.



Baca juga: Bulog perkuat strategi hadapi potensi kemarau panjang dampak El Nino

Baca juga: Bapanas perkuat cadangan pangan produksi dalam negeri hadapi El Nino

Baca juga: Dirut Bulog: Pembangunan 100 gudang baru perkuat pangan nasional


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Werder Bremen vs RB Leipzig: Die Roten Bullen Segel Kemenangan 2-1 di Weserstadion
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menteri LH Dorong Percepatan PSEL Makassar Raya, Target Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
• 8 jam laluterkini.id
thumb
Drone Iran Hantam Kompleks Kementerian Kuwait, Picu Kerusakan Besar
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Foto: Haaland Hattrick, Man City Hajar Liverpool 4-0 di Piala FA
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Man City Hancurkan Liverpool 4-0: Haaland Hattrick, The Citizens ke Semifinal Piala FA
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.