Hadapi Krisis Energi Global, Pertamina Dorong Energi Terbarukan di Indonesia

kompas.tv
7 jam lalu
Cover Berita
Aktivitas pekerja di sektor energi sebagai bagian dari upaya Pertamina dalam mendorong pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. (Sumber: Dok. Pertamina)

KOMPAS.TV - PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan energi nasional. 

Komitmen ini diperkuat sebagai solusi energi jangka panjang di tengah geopolitik global, yang berdampak pada volatilitas pasokan serta harga energi dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, pengembangan energi baru terbarukan merupakan langkah strategis Pertamina untuk ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fosil. Oleh karena itu, Pertamina terus memperkuat bauran energi melalui pengembangan energi baru terbarukan. Upaya ini tidak hanya meningkatkan independensi energi nasional, tetapi juga menjadi bagian untuk energi yang lebih bersih bagi lingkungan,” ujar Baron.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Hingga akhir tahun 2025, Pertamina menghasilkan energi bersih hingga 8.743 Gigawatt per jam (GWh) yang berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon. Energi bersih seperti panas bumi (geothermal) ini menjadi sumber energi bagi berbagai pembangkit dengan kapasitas terpasang mencapai 3.271 Megawatt (MW). 

Di antaranya, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) sebesar 2,4 MW, Gas to Power dari Jawa Satu Power sebesar 1.760 MW, Gas to Power dari Pertamina Power Indonesia sebesar 12,9 MW, solar dari Pertamina Power Indonesia sebesar 55,3 MW, serta energi panas bumi sebesar 772,5 MW. 

Selain itu, kepemilikan saham subholding Pertamina New & Renewable Energy pada perusahaan Filipina Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) menghasilkan pembangkit listrik tenaga surya sebesar 669,3 MW. 

Pekerja sektor energi menjalankan operasional di lapangan sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam memperkuat transisi menuju energi baru terbarukan. (Sumber: Dok. Pertamina)

Pengembangan energi bersih tak hanya untuk sektor komersial, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat. 

Hingga kini, Pertamina telah membangun 252 Desa Energi Berdikari (DEB) di seluruh Indonesia, untuk mengembangkan energi transisi. Yakni, panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya. 

Penulis : Anindhita-Maulizeira

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Advertorial
  • Pertamina
  • Energi Terbarukan
  • Desa Energi Berdikari
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiket Diamond VIP Konser F4 Ludes Kurang dari 1 Jam, Fans Banyak Tertipu Oknum
• 47 menit lalutabloidbintang.com
thumb
Polri perkuat keamanan di Maluku Utara dan Papua Tengah
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Michelle Ashley Kecewa dengan Sang Ibu, Pinkan Mambo Tanggapi Putrinya Soal Ngamen di Jalan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Kejagung Tarik Kajari dan Kasi Pidsus Karo Buntut Kasus Amsal Sitepu
• 10 jam lalurctiplus.com
thumb
Bulog Sumut: Realisasi penyerapan jagung capai 1.989 ton April 2026
• 6 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.