Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Solo
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto terus membawa dampak positif bagi para pelaku usaha kecil di daerah. Salah satunya dirasakan oleh Yanau, pedagang grosir jeruk di Solo yang mengaku usahanya semakin berkembang pesat.
Yanau mengungkapkan bahwa omzet penjualannya mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Jika sebelumnya ia rata-rata hanya mampu menjual jeruk sebanyak 6 hingga 7 kuintal dalam sehari, kini angka tersebut melonjak tajam.
"(Program MBG) Berpengaruh banyak ya Mas. Sebelum MBG (penjualan) paling sekitar 6-7 kuintal (per hari). Sekarang bisa 10 kuintal (sehari)," ujar Yanau dalam keterangannya yang diperoleh pada Minggu 5 April 2026.
Lonjakan penjualan ini didorong oleh hadirnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini menjadi pelanggan rutinnya. Saat ini, setidaknya sudah ada delapan SPPG yang mengambil pasokan buah jeruk dari tempat usaha Yanau.
"(Penjualan jeruk) Kebanyakan sekarang mengandalkan MBG," ucapnya menambahkan.
Lebih lanjut, Yanau mengaku sangat bersyukur karena program ini memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas. Menurutnya, MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak-anak serta ibu hamil dan menyusui, tetapi juga menjadi mesin penggerak ekonomi bagi pelaku UMKM seperti dirinya.
Ia pun berharap agar keberlanjutan program ini tetap terjaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh lapisan.
"Terima kasih Pak Prabowo, penjualan buah jadi lebih lancar berkat program MBG," tutupnya.
Editor: Redaksi TVRINews





