Grid.ID- Perayaan Paskah 2026 menjadi momen penuh pesan damai dari sejumlah tokoh nasional. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ucapan selamat Paskah kepada umat Nasrani yang merayakan melalui akun X pribadinya.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, juga menyampaikan pesan serupa dengan penekanan pada makna kasih, pengorbanan, dan pembebasan spiritual. Selain itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut mengajak umat Kristiani untuk menjadikan Paskah sebagai momentum untuk memperkuat harmoni sosial.
Ucapan dari para tokoh ini menegaskan bahwa Paskah tidak hanya dipandang sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk mempererat persaudaraan kebangsaan. Dalam suasana sukacita Paskah, pesan yang mengemuka adalah pentingnya kedamaian, ketenteraman, dan kebersamaan dalam keberagaman.
Prabowo Sampaikan Ucapan Paskah Lewat Akun X
Mengutip Kompas.com, Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat Hari Paskah kepada masyarakat Nasrani yang merayakan pada Minggu (5/4/2026). Ucapan tersebut disampaikan melalui akun X pribadinya, @prabowo.
Dalam pesannya, Prabowo berharap Paskah membawa kedamaian dan kebaikan bagi seluruh umat yang merayakan. Ia menuliskan, “Selamat Hari Paskah kepada saudara-saudara umat Nasrani. Semoga Paskah membawa kedamaian dan kebaikan bagi kita semua.”
Unggahan itu juga dilengkapi poster bernuansa biru muda, kuning, dan putih. Di dalam poster tersebut tertulis ucapan “Selamat Paskah untuk saudara-saudara yang beragama Nasrani,” disertai nama Prabowo sebagai Presiden RI.
Megawati Tekankan Makna Kasih dan Pembebasan
Ucapan selamat Paskah juga datang dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Pada Minggu (5/4/2026), Megawati menyampaikan selamat merayakan Hari Raya Paskah kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia.
Dalam pesannya, sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com, Minggu (5/4/2026), Megawati menegaskan bahwa Paskah merupakan momentum untuk menghayati kembali semangat pengorbanan dan kasih tanpa batas bagi sesama. Menurutnya, setiap peringatan Paskah mengingatkan pada pencurahan kasih tanpa batas melalui semangat pengorbanan Jalan Salib Yesus Kristus.
Megawati juga menjelaskan bahwa rangkaian Tri Hari Suci, yakni Kamis Putih, Jumat Agung, dan Minggu Paskah, mengajak umat Kristiani menghayati karya penebusan secara mendalam. Ia menilai esensi perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan transformasi spiritual menuju kemerdekaan sejati. “Paskah adalah jalan pembebasan yang memerdekakan manusia dari kegelapan, menjadi terang dan kasih,” ujarnya.
Megawati turut menyoroti pentingnya nilai-nilai spiritualitas keagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia meyakini ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa menjadi unsur penting yang menjaga agar arah bangsa Indonesia tetap berada di jalur kebenaran.
Menurut Megawati, seluruh nilai spiritualitas keagamaan dapat menjadi cahaya yang menerangi perjalanan bangsa. Karena itu, ia berharap semangat Paskah tidak berhenti pada perayaan, tetapi juga menguatkan kehidupan kebangsaan yang damai dan penuh persaudaraan. Menutup pesannya, Megawati mendoakan agar rahmat Tuhan selalu menyertai seluruh rakyat Indonesia. Ia juga menyampaikan salam damai sejahtera bagi semua.
Menag Ajak Jadikan Paskah Momentum Harmoni
Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Ucapan itu disampaikan di Jakarta pada Sabtu (4/4/2026).
Dalam pesannya, Nasaruddin mengajak umat Kristiani mendoakan kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan bagi bangsa Indonesia. Ia menilai Paskah bukan hanya momentum perayaan keagamaan, tetapi juga penguatan nilai-nilai spiritual yang perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menag menekankan pentingnya menjadikan semangat Paskah sebagai landasan untuk mempererat persaudaraan dan menjaga harmoni sosial. Ia berharap dalam sukacita Hari Raya Paskah, umat Kristiani juga mendoakan masyarakat, bangsa, dan negara agar hidup dalam suasana damai, tenteram, sejuk, dan penuh harmoni. (*)
Artikel Asli




