Chongqing (ANTARA) - ZXMOTO, merek China yang relatif kurang dikenal dan didirikan pada tahun 2024 oleh Zhang Xue di Chongqing, meraih kemenangan gemilang di kategori World Supersport (WorldSSP) pada putaran Portugal Kejuaraan Dunia Superbike (WSBK) pada Maret. Kemenangan ini menggemparkan industri dan dengan cepat menjadi viral di media sosial China. Dengan kemenangan tersebut, perjalanan pribadi Zhang dari seorang pekerja magang di bengkel hingga menjadi pemilik bisnis senilai 750 juta yuan (sekitar 108,8 juta dolar AS) menjadi inspirasi bagi jutaan warga China yang berupaya mewujudkan impian mereka.
Selain itu, pertumbuhan bisnis Zhang yang melegenda ini sejalan dengan kebangkitan produk-produk buatan China dalam rantai nilai global. Hal ini menunjukkan kekuatan manufaktur negara tersebut yang kian berkembang, serta kemajuan signifikan yang dicapai oleh sepeda motor buatan China.
Pembalap Prancis Valentin Debise (kanan) yang mengendarai sepeda motor ZXMOTO berlaga di kategori World Supersport (WorldSSP) dalam seri Superbike World Championship (WSBK) Portugal di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 28 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua).
Para staf bekerja di sebuah lini perakitan di bengkel produksi ZXMOTO di Kawasan Baru Liangjiang, Chongqing, China barat daya, pada 1 April 2026. (ANTARA/Xinhua/Huang Wei).
Selain itu, pertumbuhan bisnis Zhang yang melegenda ini sejalan dengan kebangkitan produk-produk buatan China dalam rantai nilai global. Hal ini menunjukkan kekuatan manufaktur negara tersebut yang kian berkembang, serta kemajuan signifikan yang dicapai oleh sepeda motor buatan China.
Pembalap Prancis Valentin Debise (kanan) yang mengendarai sepeda motor ZXMOTO berlaga di kategori World Supersport (WorldSSP) dalam seri Superbike World Championship (WSBK) Portugal di Sirkuit Portimao, Portugal, pada 28 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua).
Para staf bekerja di sebuah lini perakitan di bengkel produksi ZXMOTO di Kawasan Baru Liangjiang, Chongqing, China barat daya, pada 1 April 2026. (ANTARA/Xinhua/Huang Wei).





