FAJAR, MAKASSAR — Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Makassar (FK UNM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Running for Healthy Longevity: Edukasi, Skrining Kardiometabolik, dan Fungsi Kognitif Komunitas Pelari” Minggu, 5 April 2026, bertempat di Grha Prodia Makassar.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata penerapan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, yang didukung melalui PNBP Fakultas Kedokteran UNM tahun 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelari yang berasal dari Makassar, Maros, Gowa, dan wilayah sekitarnya, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap isu kesehatan, kebugaran, dan penuaan sehat.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya mendapatkan edukasi kesehatan, tetapi juga mengikuti skrining kardiometabolik serta pemeriksaan fungsi kognitif sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam mendukung healthy longevity.
Pendekatan ini menegaskan bahwa olahraga, khususnya lari, tidak hanya dipandang sebagai aktivitas fisik semata, tetapi juga sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan jangka panjang.
Rangkaian kegiatan diisi oleh narasumber dari berbagai latar belakang yang relevan. Materi pertama disampaikan oleh Dr. dr. Nurussyariah, M.AppSci., Sp.N(K)., FIPM., AIFO-K, yang membawakan topik “Pain Adaptation in Exercise”. Dalam sesinya, beliau menjelaskan pentingnya memahami respons tubuh terhadap nyeri dalam aktivitas fisik, serta bagaimana olahraga dapat dikelola secara tepat agar tetap aman dan bermanfaat.
Selanjutnya, Coach Ardiansyah menyampaikan materi mengenai menjadikan lari sebagai lifestyle, dengan menekankan bahwa kebiasaan berlari dapat dibangun secara bertahap menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan. Materi ini memberi perspektif praktis kepada peserta tentang bagaimana aktivitas lari dapat diintegrasikan ke dalam rutinitas harian.
Kegiatan kemudian dilanjutkan oleh dr. Bhirau Wilaksono, M.Biomed., AIFO-K, selaku Ketua Pelaksana, yang memaparkan pentingnya pendekatan healthy longevity melalui aktivitas fisik, pemantauan biomarker kesehatan, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, FK UNM berharap dapat mendorong peningkatan literasi kesehatan masyarakat, khususnya pada komunitas pelari, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menghadirkan program-program pengabdian yang relevan, berbasis sains, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan “Running for Healthy Longevity” menjadi langkah awal yang penting dalam membangun sinergi antara dunia akademik, praktisi kesehatan, dan komunitas olahraga untuk bersama-sama mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan berdaya tahan hingga usia lanjut. (*)





