Iran Ancam Serangan Lebih Besar, Infrastruktur Energi Jadi Target Balasan

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Asap mengepul dari bandara internasional Kuwait setelah serangan pesawat tak berawak terhadap tempat penyimpanan bahan bakar di Kota Kuwait, Kuwait, Jumat, Rabu, 25 Maret 2026. (Sumber: Foto AP)

TEHERAN, KOMPAS.TV – Konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memasuki fase yang semakin berbahaya. 

Iran kini secara terbuka mengancam akan melancarkan serangan yang lebih besar dan luas jika fasilitas sipilnya terus menjadi target, menandai eskalasi menuju perang infrastruktur yang berisiko berdampak global.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Khatam al-Anbiya Headquarters, yang menegaskan bahwa setiap serangan terhadap fasilitas sipil Iran akan dibalas dengan kekuatan yang lebih besar.

Baca Juga: PANAS! Trump Ultimatum Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam, Apa Dampaknya? Ini Analisis Pakar HI

“Kami tegaskan kembali, jika agresi terhadap fasilitas sipil terus dilakukan, maka respons kami akan lebih kuat dan lebih luas,” demikian pernyataan yang dikutip media pemerintah Iran, IRNA, melansir dari Associated Press, Sabtu (5/4/2026).

Ancaman itu bukan sekadar retorika. Iran mengeklaim telah melancarkan serangkaian serangan balasan terhadap fasilitas energi di Israel dan negara-negara Teluk, sebagai respons atas serangan udara yang menghantam kompleks petrokimia terbesar Iran.

Target utama dalam gelombang serangan ini adalah infrastruktur strategis, termasuk fasilitas minyak dan petrokimia yang menjadi tulang punggung ekonomi kawasan.

Salah satu serangan paling signifikan terjadi di Kuwait. Otoritas energi negara tersebut melaporkan kerugian material besar setelah serangan drone menghantam sejumlah fasilitas minyak.

Kebakaran dilaporkan terjadi di beberapa titik, memaksa petugas pemadam dikerahkan untuk mencegah api menyebar. 

Meski tidak ada korban jiwa, kerusakan yang ditimbulkan menambah kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi regional.

Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pabrik petrokimia di Bahrain dan Kuwait. 

Menurut pernyataan mereka, serangan tersebut merupakan aksi balasan langsung terhadap serangan AS-Israel terhadap infrastruktur Iran.

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • Iran ancam serangan besar
  • konflik Iran AS terbaru 2026
  • serangan drone Iran Kuwait Bahrain
  • IRGC serangan energi
  • Selat Hormuz krisis
  • perang Iran update
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perang Memanas! Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 Milik AS, Ini Respons Trump
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Polri Tambah Kekuatan Personel, Amankan Papua Tengah dan Maluku Utara
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Bos Blue Bird (BIRD) Blak-blakan Strategi Tumbuh di 2026
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Kini Lucinta Luna Tampil Maskulin, sang Selebgram Ungkap Alasan di Baliknya
• 5 jam lalugrid.id
thumb
Harga Komoditas dan Energi Melejit, Defisit APBN Bisa Tembus 4%
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.