TVRI Imbau Pemindaian Ulang TV Digital untuk Akses Siaran Piala Dunia 2026

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - TVRI mengimbau masyarakat Indonesia untuk melakukan pemindaian ulang siaran televisi agar dapat menikmati Piala Dunia 2026 melalui kanal yang telah disediakan.

Pemindaian ulang diperlukan agar muncul dua kanal utama yaitu TVRI Nasional dan TVRI Sport.

TVRI menyatakan telah menyiapkan berbagai langkah agar siaran Piala Dunia dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"TVRI adalah rumah bangsa, rumah kita bersama. Siaran Piala Dunia bukan hanya sekadar tontonan, tapi juga sebuah momen mempererat kebersamaan keluarga dan masyarakat," ujar Rika Damayanti.

Sosialisasi dan Akses Siaran

TVRI juga menyediakan informasi pendukung termasuk akses barcode untuk memudahkan masyarakat mengakses tayangan dan informasi terkait.

"Melalui siaran Piala Dunia 2026, TVRI dapat menghadirkan pengalaman menonton yang mudah diakses dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Sosialisasi pemindaian ulang turut dilakukan melalui kegiatan Fun Walk Bola Gembira di kawasan car free day Jakarta.

Optimalisasi Sinyal dan Jangkauan

Teknisi TVRI menyebut masih banyak masyarakat yang belum melakukan pemindaian ulang sehingga kanal belum muncul di televisi.

Pemindaian ulang dapat dilakukan pada televisi digital maupun perangkat dengan set top box.

Masyarakat disarankan mengarahkan antena ke pemancar TVRI terdekat atau memindahkan antena luar ruangan untuk mendapatkan sinyal optimal.

Setelah pemindaian ulang, kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport akan muncul secara otomatis.

TVRI memastikan jangkauan siaran telah mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia termasuk daerah 3T meskipun masih ada beberapa wilayah dengan kendala sinyal.

TVRI menegaskan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses siaran Piala Dunia 2026.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini, Minggu 5 April 2026: Leo Banyak Peluang, Scorpio Hadapi Ujian Emosi
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Mata Uang Melemah, Utang Naik! Negara Berkembang Terpukul Krisis Hormuz
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
INDEF: WFH ASN Satu Hari Per Minggu Mampu Hemat Kas Negara Rp2 Triliun
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Terkini! Jenazah Mayor Anumerta Zulmi Aditya Iskandar Tiba di TMP Cikutra Bandung
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
SBY Desak PBB Hentikan Penugasan UNIFIL di Medan Perang yang Masih Membara
• 8 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.