Beirut (ANTARA) - Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL), Sabtu (4/4) menyatakan mereka akan mengajukan protes resmi setelah tentara Israel menghancurkan kamera pengawasan yang dipasang di markas besarnya di Naqoura.
Juru Bicara (Jubir) UNIFIL Candice Ardell dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa sejak Jumat (3/4), pasukan Israel telah menghancurkan semua kamera yang menghadap ke Jalan Menghi di markas besar misi tersebut di Naqoura, Lebanon.
Ardell menyebut, kamera-kamera itu diposisikan semata-mata untuk memantau area sekitar kompleks UNIFIL, memastikan keamanan pasukan penjaga perdamaiannya.
Dia mengatakan, UNIFIL telah menyampaikan keprihatinan serius mereka kepada militer Israel dan akan mengajukan protes resmi.
Insiden itu terjadi di tengah makin meluasnya permusuhan regional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta serangkaian insiden berulang yang berdampak pada posisi-posisi UNIFIL di Lebanon selatan
Juru Bicara (Jubir) UNIFIL Candice Ardell dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa sejak Jumat (3/4), pasukan Israel telah menghancurkan semua kamera yang menghadap ke Jalan Menghi di markas besar misi tersebut di Naqoura, Lebanon.
Ardell menyebut, kamera-kamera itu diposisikan semata-mata untuk memantau area sekitar kompleks UNIFIL, memastikan keamanan pasukan penjaga perdamaiannya.
Dia mengatakan, UNIFIL telah menyampaikan keprihatinan serius mereka kepada militer Israel dan akan mengajukan protes resmi.
Insiden itu terjadi di tengah makin meluasnya permusuhan regional yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, serta serangkaian insiden berulang yang berdampak pada posisi-posisi UNIFIL di Lebanon selatan





