Jakarta, VIVA – Subholding Downstream Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, berkomitmen terus mengoptimalkan distribusi energi nasional hingga ke wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang memiliki tantangan geografis tersendiri.
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menyampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki karakteristik distribusi energi yang unik, dimana akses ke berbagai wilayah tidak selalu dapat dijangkau melalui jalur darat.
"Dalam konteks ini, armada logistik laut menjadi penghubung utama yang memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke berbagai wilayah tujuan di seluruh Indonesia," kata Mars Ega dalam keterangannya, Minggu, 5 April 2026.
- [Mohammad Yudha Prasetya]
Hingga saat ini, operasional distribusi energi khususnya untuk menjangkau wilayah 3T, didukung oleh 148 kapal. Terdiri dari 139 kapal pengangkut BBM, dan 9 kapal pengangkut LPG. Armada ini melayani distribusi ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.
Mars Ega menyampaikan, kesiapan armada logistik laut menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi supaya bisa tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
“Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan,” ujar Ega.
Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive Subholding Downstream, menurutnya berperan dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari sumber pasokan ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah dengan akses terbatas.
Dengan dukungan tersebut, energi tetap dapat tersalurkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah.
Seluruh aktivitas distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan distribusi energi nasional.
"Melalui pengelolaan armada logistik laut yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi energi nasional agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari kota besar hingga daerah kepulauan dan 3T," ujarnya.





