Geber Distribusi ke Wilayah 3T, Pertamina Patra Niaga Kerahkan Armada Logistik Laut

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Subholding Downstream Pertamina, PT Pertamina Patra Niaga, berkomitmen terus mengoptimalkan distribusi energi nasional hingga ke wilayah kepulauan serta daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo menyampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki karakteristik distribusi energi yang unik, dimana akses ke berbagai wilayah tidak selalu dapat dijangkau melalui jalur darat.

Baca Juga :
Sektor Industri Dihantui Dampak Krisis Energi Global, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
FAO: Harga Pangan Global Naik 2,4 Persen Imbas Melonjaknya Biaya Energi

"Dalam konteks ini, armada logistik laut menjadi penghubung utama yang memastikan energi dapat tersalurkan dari titik suplai hingga ke berbagai wilayah tujuan di seluruh Indonesia," kata Mars Ega dalam keterangannya, Minggu, 5 April 2026.

Dirut Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Hingga saat ini, operasional distribusi energi khususnya untuk menjangkau wilayah 3T, didukung oleh 148 kapal. Terdiri dari 139 kapal pengangkut BBM, dan 9 kapal pengangkut LPG. Armada ini melayani distribusi ke 57 wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, hingga Papua.

Mars Ega menyampaikan, kesiapan armada logistik laut menjadi faktor penting dalam menjaga distribusi energi supaya bisa tetap menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

“Distribusi energi di Indonesia menghadapi tantangan geografis yang beragam. Karena itu, kami terus menjaga kesiapan armada logistik laut agar penyaluran energi dapat menjangkau berbagai wilayah, termasuk daerah kepulauan dan 3T, secara berkelanjutan,” ujar Ega.

Keberadaan armada kapal dalam pengelolaan bisnis captive Subholding Downstream, menurutnya berperan dalam memastikan kelancaran distribusi energi dari sumber pasokan ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk wilayah dengan akses terbatas.

Dengan dukungan tersebut, energi tetap dapat tersalurkan untuk mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian di daerah.

Seluruh aktivitas distribusi energi dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan operasional sekaligus menjaga keandalan distribusi energi nasional.

"Melalui pengelolaan armada logistik laut yang terintegrasi, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi energi nasional agar dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari kota besar hingga daerah kepulauan dan 3T," ujarnya.

Baca Juga :
Alfons Manibui Dukung Diplomasi Energi RI–Korea, Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Sama-sama BBM RON 92, Apa Bedanya Pertamax, Shell Super, BP 92, dan Revvo?
Kerry Riza Minta Abolisi ke Prabowo, Ini Alasannya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kartu Merah Jordi Amat Tidak Wajar, Pelatih Persija Akui Jadi Imbas Kekalahan dari Bhayangkara FC
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Tol Japek Arah Jakarta Padat, Contraflow Diberlakukan di KM 55-47
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Pakar Ungkap 4 Mitos Bagi Penderita Diabetes
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pesan Semangat Asnawi Mangkualam ke PSM Makassar: Kode untuk Kembali?
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Bulog Sumut: Realisasi penyerapan jagung capai 1.989 ton April 2026
• 9 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.