TGB Zainul Majdi Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah Suni-Syiah

mediaindonesia.com
2 jam lalu
Cover Berita

ULAMA terkemuka asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi atau yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB), pada Minggu (5/4), melalui akunnya di Instagram, menyerukan pentingnya memperkokoh ukhuwah islamiyah (persaudaraan Islam) di tengah maraknya narasi pecah belah antarumat beragama. Secara khusus, TGB menepis berbagai stigma negatif dan hoaks yang kerap dialamatkan kepada kelompok Syiah.

Mantan Gubernur NTB dua periode (2008-2018) itu menegaskan bahwa meski terdapat sejumlah perbedaan pandangan antara Suni dan Syiah, keduanya tetap merupakan saudara seiman dan bagian dari umat Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, jurang pemisah sering kali diperlebar oleh fitnah yang tidak diklarifikasi melalui iqra’ (membaca) dan tabayun (verifikasi).

"Syiah itu memang tidak sama dengan kita. Namun, mereka tetap bagian dari umat Nabi Besar Muhammad SAW. Tetap saudara seagama, seiman, dan se-Islam," ujar TGB melalui penjelasan di akun Instagram resminya.

Baca juga : Seimbangkan Dunia dan Akhirat, Peran Al-Quran di Era Teknologi dan Industri

Waspada Kelompok Ekstrem di Kedua Belah Pihak

TGB tidak menampik adanya sekte ekstrem di dalam Syiah, seperti Ghulat Rafidhah, yang kerap mengafirkan para sahabat besar Nabi. Namun, ia menegaskan bahwa kelompok radikal tersebut hanyalah segelintir kecil dan tidak merepresentasikan pandangan mayoritas kaum Syiah.

Lebih lanjut, TGB mengingatkan bahwa kelompok ekstrem yang gemar menyesatkan orang lain juga menjangkiti golongan di luar Syiah. Ia mencontohkan keberadaan kelompok Wahabi Takfiri yang gemar mengafirkan sesama Muslim karena perbedaan amalan, serta kelompok Al-Mujassimah.

"Di tengah-tengah kita pun banyak kelompok ekstrem seperti ini. Kelompok-kelompok ekstrem inilah yang justru menjadi ancaman karena menyebarkan narasi pecah belah," tegasnya.

Kesaksian TGB: Al-Qur'an Sunni dan Syiah Sama

TGB membantah keras isu yang menyebutkan bahwa Syiah memiliki kitab suci Al-Qur'an yang berbeda. Berdasarkan pengalaman pribadinya saat berkunjung ke pusat pendidikan Islam di Kota Qom, Iran, ia memastikan isinya identik.

"Saya salat Subuh (di Qom), saya cek Al-Qur'annya. Ternyata sama. Saya cek juga Al-Qur'annya orang Syiah yang ada di Irak, Libanon, Yaman, ternyata sama dengan Al-Qur'an yang kita baca," paparnya. Al-Qur'an tersebut terdiri dari 114 surat, diawali Al-Fatihah dan ditutup dengan An-Nas.

Undangan Terbuka Duta Besar Iran

Menurut TGB, Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengajak masyarakat untuk melihat langsung kebenaran di Iran agar tidak terus termakan fitnah. Ia menekankan bahwa setiap tahun Iran menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) internasional yang diikuti puluhan negara, termasuk Arab Saudi dan Indonesia.

"Semua peserta MTQ menggunakan Al-Qur'an cetakan Iran. Kalau mau kebenaran gampang, datang saja langsung ke Iran dan cek Al-Qur'an di sana," ujar Boroujerdi.

Argumen Ibadah Haji sebagai Pemersatu

Sebagai argumen pamungkas, TGB menyoroti pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Jika kaum Syiah dianggap bukan bagian dari Islam, maka mustahil Pemerintah Arab Saudi mengizinkan mereka masuk ke Makkah.

Faktanya, setiap tahun hampir 100 ribu jemaah haji asal Iran, bersama jemaah dari Irak, Yaman, dan Lebanon, melaksanakan rukun Islam kelima tersebut. "Tawaf dengan tawaf yang sama, bermanasik dengan manasik yang sama, salat dengan kiblat yang sama, membaca Al-Qur'an yang sama. Apalagi yang kita perlukan untuk meneguhkan keyakinan bahwa kita ini bersaudara?" pungkas TGB.

Di saat marwah dan eksistensi umat terancam, TGB menekankan bahwa tidak pantas lagi mempertajam perbedaan Sunni-Syiah. Baginya, visi ke depan adalah satu umat untuk satu masa depan. (I-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
20 Soal TKA Bahasa Indonesia SMP 2026, Jangan Tunda Latihanya Ya!
• 5 jam lalumedcom.id
thumb
Panglima TNI Pimpin Langsung Pemakaman Mayor Anumerta Zulmi di TMP Cikutra
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lonjakan Klaim Pensiun Uji Ketahanan Industri Dapen
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Jalan Utama Cianjur Terendam Banjir 1 Meter: Motor Tak Dapat Melintas
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Tekad Persita Maksimalkan 8 Laga Sisa di BRI Super League 2025/2026
• 10 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.