tvOnenews.com - Kabar baik untuk masyarakat Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi menggagas solusi besar untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi masalah klasik di berbagai daerah.
Melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Lingkungan Hidup, sampah kini akan diolah menjadi energi listrik melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Kesepakatan pembangunan PLTSa ini dicapai dalam rapat penting yang digelar di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, pada Minggu, 5 April 2026.
Program ini dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang selama ini menjadi lokasi utama penampungan sampah dari sejumlah wilayah di Jawa Barat.
Selama bertahun-tahun, persoalan sampah di Jawa Barat belum menemukan solusi yang benar-benar efektif.
Penumpukan sampah di berbagai titik, termasuk di TPA Sarimukti, kerap menimbulkan bau tak sedap, pencemaran lingkungan, hingga keluhan masyarakat.
Melalui proyek PLTSa ini, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa pemerintah akhirnya menemukan solusi konkret yang tidak hanya menyelesaikan masalah sampah, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa energi listrik.
Dalam pernyataannya, Kang Dedi Mulyadi atau KDM mengungkapkan bahwa proyek ini merupakan langkah besar yang telah lama dinantikan.
- Instagram/dedimulyadi71
Ia menyebut bahwa pengelolaan sampah menjadi energi adalah jawaban atas persoalan yang selama ini seolah tak kunjung selesai.
"Pokoknya tugas kita sebagai penyelenggara negara, karena ini keinginan kuat dari Pak Presiden. Insya Allah tiga tahun ke depan sudah berubah, pokoknya sampah hilang rakyat pun senang. Terima kasih Pak Presiden," ujar Dedi Mulyadi di media sosial pribadinya.
TPA Sarimukti diketahui mampu menampung sekitar 3.700 ton sampah per hari.
Dengan pembangunan PLTSa, jumlah tersebut tidak hanya akan dikelola, tetapi juga diolah menjadi sumber energi yang bermanfaat.
Bahkan, kapasitas pengolahan tersebut masih berpotensi ditingkatkan seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan energi di masa depan.
Hal ini membuka peluang besar bagi Jawa Barat untuk menjadi salah satu provinsi percontohan dalam pengelolaan sampah modern di Indonesia.




