Turki Bantu Kirim Senjata ke Iran?

republika.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL -- Kantor kepresidenan Turki membantah laporan tentang dugaan pengiriman senjata ke Iran. Bahkan, laporan ini disebut sebagai kampanye hitam.

"Laporan yang muncul di beberapa akun media sosial dan situs disinformasi, yang mengklaim bahwa 'Turki memasok Iran dengan rudal anti-pesawat modern dan rudal drone, dan bahwa jet tempur F-15 Amerika yang jatuh diduga terkena sistem pertahanan udara portabel Turki', itu sepenuhnya salah dan tidak benar," kata Pusat Pemberantasan Disinformasi (DMM) di direktorat komunikasi kantor kepresidenan Turki dalam sebuah pernyataan, Ahad (5/4/2026).

Baca Juga
  • Rusia Sebut Inggris Terlibat Langsung dalam Serangan AS ke Iran
  • Israel Sahkan Hukuman Mati Anak Palestina, AWG Sebut Bukti Apartheid
  • Souza: Kartu Merah Amat Titik Balik Persija Gagal Pertahankan Keunggulan

Turki menyatakan bahwa klaim palsu tersebut, yang sumbernya jelas terlihat, adalah serangan perang psikologis yang disengaja. Ini juga bentuk propaganda hitam untuk melemahkan peran konstruktif Turki dalam krisis regional sekaligus upaya yang berorientasi pada perdamaian dan diplomasi.

"Turki menunjukkan sikap yang didasarkan pada pemeliharaan perdamaian dan stabilitas dalam semua proses di kawasan ini. Operasi informasi yang bertujuan untuk melemahkan keberhasilan diplomatik negara kami yang diakui secara global tersebut bertujuan untuk menyesatkan komunitas internasional," demikian pernyataan kantor kepresidenan Turki itu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Pemerintah Turki menyerukan agar masyarakat tidak mempercayai "kampanye informasi kotor" semacam itu, yang bertujuan memanipulasi opini publik dan merusak keseimbangan yang rapuh di kawasan tersebut. 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara / Sputnik
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cara Buyback Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Agar Tetap Cuan Maksimal
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Berhasil Ditangkap, Pulan Wonda KKB yang Tembaki Tito Karnavian Sempat Buron 7 Tahun
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Abu Ubaidah Jubir Al-Qassam Saja Doakan Rudal Iran Hancurkan Israel, Mengapa Sebagian Kita Mencibir?
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramai IGRS Berantakan, Ancam Banyak Game Tidak Bisa Dibeli di Indonesia
• 13 jam lalumedcom.id
thumb
Inter Milan Bungkam AS Roma di Giuseppe Meazza
• 10 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.