Darah dan Air Mata di Prambon Wetan

metrotvnews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Perang nyaris selalu melahirkan berbagai kekejaman yang tidak terperi. Perang kemerdekaan yang pecah di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 1945 hingga 1949 misalnya diwarnai banyak drama dan tragedi kemanusiaan. Salah satu tragedi itu terjadi dalam serangan tentara Belanda di kawasan desa Prambonwetan, kecamatan Rengel, Tuban, Jawa Timur pada 24 Juli 1949.
  Baca juga: Kisah Bung Tomo, Pemberontak dari Surabaya
Dalam serangan ini sedikitnya 60 warga desa tewas dibunuh tentara Belanda. Peristiwa berdarah di Desa Prambon Wetan, Rengel, Tuban, Jawa Timur, terjadi hanya sehari setelah pecah insiden penyergapan yang menewaskan 4 tentara Belanda di batas desa tersebut. Serangan terhadap patroli tentara Belanda ini dilancarkan para pejuang Indonesia 4 pekan setelah gugurnya kepala desa Prambon Wetan, Suratni.

Sucipto salah seorang pejuang remaja yang menyaksikan aksi heroik surat ini menuturkan bahwa kepala Desa Prambon Wetan itu tewas saat hendak menyerang tentara Belanda yang tengah berpatroli di desa ini.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali Senin Pagi
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
IRGC: Selat Hormuz Tak Akan Kembali Normal, Iran Siapkan Tatanan Keamanan Baru
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Wapres Gibran Dijadwalkan Hadiri Pawai Paskah di Kupang Hari Ini
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Respon Konflik Global, DPD dan DPR RI Deklarasikan Kaukus Parlemen Perdamaian Dunia
• 52 menit laluokezone.com
thumb
Pemkot Jakut fasilitasi pelaku UKM lengkapi legalitas produk
• 4 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.