PBB: 2.042 orang tewas akibat serangan ke layanan medis Sudan

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Khartoum (ANTARA) - Dua badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Sabtu (4/4), menyatakan sedikit-dikitnya 2.042 orang tewas dan 785 luka-luka dalam 214 serangan terhadap fasilitas layanan medis di Sudan sejak konflik pecah pada 2023.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) menyampaikan bahwa ada 184 korban jiwa dan 295 korban luka yang tercatat pada kuartal pertama 2026 saja.

Kedua badan PBB itu juga mengungkapkan kekhawatiran atas meningkatnya skala dan frekuensi serangan terhadap fasilitas kesehatan di wilayah-wilayah yang terdampak konflik.

"Serangan-serangan ini semakin membatasi akses ke layanan kesehatan pada saat layanan tersebut paling dibutuhkan," kata Shible Sahbani, perwakilan WHO untuk Sudan, yang menyerukan perlindungan bagi pasien dan tenaga kesehatan.

Sementara perwakilan UNICEF Sheldon Yett mengatakan bahwa serangan terhadap rumah sakit merupakan pelanggaran serius terhadap hak-hak anak. Yett menambahkan bahwa hal itu merampas perlindungan dan layanan penting bagi anak-anak pada saat-saat rentan.

Kedua badan PBB tersebut menyatakan bahwa serangan terhadap fasilitas kesehatan, staf medis, dan pasien melanggar hukum humaniter internasional serta memperparah krisis kemanusiaan yang sudah parah.

WHO dan UNICEF pun menyerukan kepada semua pihak untuk menghormati dan melindungi layanan kesehatan, menjamin keselamatan warga sipil dan pekerja kemanusiaan, serta mengizinkan akses berkelanjutan terhadap layanan-layanan esensial.

Pertempuran antara Angkatan Bersenjata Sudan (Sudanese Armed Forces/SAF) dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) sejak pertengahan April 2023 telah menewaskan puluhan ribu orang dan mengakibatkan jutaan lainnya mengungsi, sebut organisasi-organisasi internasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duh! Viral Laporan Warga soal Parkir Liar Dibalas Foto AI, Pemprov DKI Buka Suara
• 4 jam laluokezone.com
thumb
MUI Kecam Aturan Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Tumbang dari Barito Putera, Pelatih PSIS Bongkar Masalah Utama Anak Asuhnya: Penyakit Lama Kembali Kambuh
• 5 jam lalubola.com
thumb
Sosok Teddy Indra Wijaya Dipuji Senior dan Perkuat Koordinasi Pemerintahan
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Menjamu Persib di Stadion Haji Agus Salim, Semen Padang Diminta Tampil Tanpa Rasa Takut
• 13 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.