Asa Penyintas di Desa Sekumur Kembali Menyala, Gembira Dihampiri Kasatgas PRR

viva.co.id
15 jam lalu
Cover Berita

Aceh, VIVA – Suasana pertemuan di lokasi bencana Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, itu menjelma menjadi sambung rasa para penyintas bencana banjir dan longsor dengan Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

Sabtu (4/4/2026) sore itu, pertemuan yang dihadiri sekitar 200 penyintas bencana, meriung dengan beralas tikar mendengarkan keterangan Tito dan rombongan yang baru tiba di lokasi. Sembari menyimak pemaparan transisi pascabencana, sesekali beberapa penyintas bencana beradu cepat menyampaikan keluh kesah menjalani hidup getir pascabencana tanpa air bersih dan tempat tinggal layak, karena diterjang bencana banjir pada akhir November tahun lalu.

Baca Juga :
Terjunkan Praja IPDN ke Aceh Tamiang, Mendagri Tito: Sasar Pembersihan Sisa Lumpur di Permukiman Terdampak Bencana
Ditangkap Setelah Jadi Buronan, Ini Sosok Pulan Wonda: Pelaku Penembakan Tito Karnavian dan Rentetan Aksi Berdarah KKB

"Pak ini pak.. tolong kalau bisa secepatnya dibuatkan sumur bor. Air bersih sudah sulit sekali di sini. Rumah kami juga semua sudah banyak yang hilang," tanya Mijah, salah seorang penyintas kepada Tito.

Dengan suara bergetar, salah satu penyintas bencana lainnya Deri, mengungkapkan harapan kepada Kasatgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian, agar penyintas bencana diberi fasilitas sanitasi di Desa Sekumur. Selain itu, ibu dua anak itu juga menghendaki agar pemerintah segera memulihkan ekonomi warga yang lumpuh.

"Harapan kami agar akses jalan kami yang sulit juga diperbaiki. Segala program pemulihan kampung kami mohon segera dipercepat. Itu harapan kami," kata Deri.

Semula, Deri dan Mijah sejujurnya tidak terlalu berharap taraf kehidupannya bakal dipulihkan pemerintah. Alasannya, lokasi Desa Sekumur yang jauh dan sulit dijangkau, muskil rasanya perwakilan pemerintah bersedia datang melihat langsung kondisi yang dialami penyintas bencana di Desa Sekumur.

Namun, keraguan itu berubah menjadi asa begitu ia mengetahui rombongan Satuan Tugas PRR Pascabencana Sumatera yang dipimpin Tito Karnavian tiba di lokasi menemui para penyintas bencana yang tinggal berdampingan dengan sisa bangunan yang hancur dan porak poranda di sebagian sisi.

"Kami- kami orang enggak nyangka bakal datang, karena untuk sampai ke sini pertama aksesnya sulit dan jauh. Tapi ternyata Bapak Mendagri benaran sampai ke sini (Desa Sekumur). Ya alhamdulilah kondisi kami bisa dilihat dari dekat," kata Mijah.

Baca Juga :
3 Jenis Jembatan Darurat Ini Rajut Kembali Konektivitas di Wilayah Terdampak
Mendagri Terbitkan SE Atur Ketentuan WFH hingga Transformasi Budaya Kerja bagi ASN Pemda
Mendagri Tito Apresiasi BSPS Jadi Program Mulia Bantu Masyarakat Kurang Mampu

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemkot Surabaya Bakal Ganti Rugi Gugatan Rp104 Miliar ke PT Unicomindo Perdana dengan Syarat
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PT Solusi Tunas Pratama Tbk Siap Tinggalkan Bursa, SUPR Go Private Usai Gagal Penuhi Free Float
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Belanja Wisatawan Diproyeksikan Capai US$7,5 Miliar Sepanjang Piala Dunia 2026
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
JK Sampaikan Rekomendasi Akademisi hingga Aktivis soal Kebijakan ke Prabowo
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Penantian Warga 15 Tahun, Jembatan Sasak Sambeng Kini Bersalin Rupa Jadi Beton
• 4 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.