Wakil Ketua Komisi I DPR RI Desak Evaluasi Menyeluruh soal Nasib Prajurit TNI di Lebanon

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Ilustrasi. Anggota pasukan penjaga perdamaian PBB dari Indonesia menghadiri upacara peringatan ke-47 berdirinya Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) di markas Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Naqoura di bagian selatan Lebanon, Rabu (19/3/2025). (Sumber: AP Photo/Mohammed Zaatari)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono buka suara mengenai nasib prajurit TNI yang menjalankan misi perdamaian di Lebanon. 

Hal itu disampaikannya menyusul rangkaian serangan Israel yang menyebabkan gugurnya beberapa personel TNI saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). 

Dave menegaskan keputusan untuk menarik prajurit TNI dari pasukan perdamaian tidak bisa diambil secara tergesa-gesa.

Ia menyebut keputusan tersebut harus melalui evaluasi secara menyeluruh dengan mempertimbangkan keselamatan prajurit TNI dan menjaga kehormatan Indonesia di panggung internasional. 

"Melihat hal-hal tersebut dan juga sudah ada korban dari prajurit kita, maka harus dipertimbangkan dengan baik, dengan matang, untuk mengevaluasi total pentingnya, dan kebutuhan akan prajurit kita ditugaskan di Lebanon," katanya, Minggu (5/4/2026), sebagaimana laporan tim jurnalis KompasTV

Baca Juga: Sederet Desakan SBY ke PBB usai Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Sebut Personel UNIFIL Ada di War Zone

Dave mengatakan Indonesia berkomitmen untuk menjaga perdamaian dunia sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar. 

Penyiapan prajurit TNI untuk pasukan penjaga perdamaian pun menurutnya juga bagian dari komitmen tersebut. 

Namun, kata dia, situasi di Lebanon terus berkembang dan tidak pasti. Tiga prajurit TNI juga dilaporkan gugur dalam misi perdamaian di Lebanon. 

"Maka itu, perlu dipertimbangkan tentang keberadaan prajurit kita," ujarnya. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • prajurit tni di lebanon
  • misi perdamaian unifil
  • serangan israel lebanon
  • evaluasi keberadaan tni
  • dave laksono
  • komisi i dpr ri
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Royaltama Mulia (RMKO) Akan Rights Issue Terbitkan 512 Juta Saham Baru
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Guyur Jawa hingga Papua Hari Ini
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Paskah di Akita PIK2 Hadirkan Pengalaman Spiritual Menenangkan, dari Gelap Menuju Terang
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Iran Sebut Trump Delusional , ini Respons atas Ultimatum Selat Hormuz | SAPA MALAM
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
KPAI Soroti Pemilihan Diksi dalam Film Aku Harus Mati, Ingatkan Nilai Budaya
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.