Seorang mahasiswa asal Jambi, DHA (21), menjadi korban klitih atau kejahatan jalanan di Jalan Godean, Kabupaten Sleman. Korban luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro mengatakan peristiwa terjadi pada Minggu (5/4) pukul 03.35 WIB di Jalan Godean KM 9,5, Sidoagung, Godean. Polsek Godean langsung ke lokasi begitu mendengar informasi peristiwa tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi saat DHA mengendarai motor berbonceng tiga. Motor dikendarai oleh MIAV (21), sementara DHA dan MAAP (21) merupakan penumpang. Ketiganya berasal dari Jambi.
"Korban berada di tengah. Setelah sampai di depan Rumah Makan Baleroso diduga pelaku menyalip kendaraan korban dan saling memandang atau melotot," kata Argo.
Argo mengatakan, sampai di pertigaan Bapas, dua kendaraan yang diduga merupakan pelaku putar balik sembari menyeret benda yang belum diketahui jenisnya oleh korban.
"(Benda diseret) bersentuhan dengan aspal sehingga mengeluarkan percikan api. Setelah itu motor korban berhenti dan bertiga turun dari motor di depan penjual bambu, rekan korban lari ke tempat pemotongan ayam, dan di kejar para pelaku tapi tidak ketangkap," katanya.
Terduga pelaku berbalik mendekati DHA yang saat itu tertinggal di motor.
"Salah satu diduga pelaku menganiaya dengan senjata tajam jenis celurit. Korban berusaha menangkis dan mengenai tangan, tiga (titik di tangan) luka, di punggung satu luka," kata Argo.
Saat itu, rombongan pelaku mengendarai tujuh sepeda motor dan satu mobil terbuka yang berisi delapan orang. Mereka kemudian meninggalkan lokasi.
"Korban di bawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping dan rawat jalan. Selanjutnya pada hari Minggu tanggal 05 April 2026 sekitar Jam 05.15 WIB korban datang ke Polsek Godean untuk melaporkan kejadian tersebut," katanya.
Saat ini polisi masih memintai keterangan korban dan saksi. Selain itu CCTV di sekitar lokasi juga tengah ditelusuri. Belum diketahui identitas para pelaku tersebut.





