CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Di tengah hiruk-pikuk persiapan pesta sepak bola terbesar di jagat raya, satu nama kembali mencuri perhatian dunia dengan segala kemegahan sejarahnya.
Estadio Azteca, yang terletak di jantung Kota Meksiko, bukan
sekadar tumpukan beton dan rumput hijau biasa.
Stadion yang dijuluki sebagai "Katedral Sepak Bola" ini kini tengah
bersiap menyambut babak baru yang lebih modern untuk menjadi saksi bisu
perjalanan para bintang lapangan hijau di Piala Dunia 2026.
Keistimewaan stadion ini kian tak tertandingi karena pada 11 Juni nanti, Azteca akan resmi mengukir sejarah sebagai satu-satunya tempat di planet bumi yang pernah menggelar laga pembuka Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda, yakni pada tahun 1970, 1986, dan kini 2026.
Jika dinding-dinding stadion ini bisa bercerita, ia pasti akan mengisahkan betapa magisnya kaki Pelé saat membawa Brasil naik ke podium juara, atau betapa ikoniknya momen "Tangan Tuhan" dan "Gol Abad Ini" milik sang legenda Diego Maradona yang tercipta di sana hampir empat dekade silam.
Meski usianya sudah lebih dari setengah abad, Azteca menolak untuk terlihat usang di mata dunia. Melalui proyek renovasi besar-besaran yang menelan biaya triliunan rupiah, stadion ini kini bersalin rupa menjadi arena yang lebih futuristik namun tetap menjaga karakteristik aslinya.
Pengelola stadion memberikan sentuhan modernitas pada aspek kenyamanan, mulai dari pemasangan layar LED raksasa di bagian atap, peningkatan fasilitas premium, hingga aksesibilitas yang jauh lebih ramah bagi penyandang disabilitas demi memastikan seluruh suporter dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.
Kapasitas penonton yang kini mencapai kisaran 87.000 hingga 90.000 kursi diprediksi akan menciptakan gemuruh yang mampu menggetarkan nyali lawan mana pun yang bertandang ke sana.
Selain teknologi keamanan terbaru yang disematkan di setiap pintu masuk, Azteca tetap mempertahankan fasid luarnya yang ikonik sebagai bentuk penghormatan terhadap arsitektur klasik Meksiko.
Hal inilah yang membuat Presiden FIFA sering menyebutnya sebagai kuil bagi mereka yang benar-benar mencintai sepak bola di seluruh dunia.
Walaupun Piala Dunia 2026 tersebar di 16 kota di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, ruh dari turnamen ini seolah tetap berakar kuat di tanah Santa Úrsula.
Estadio Azteca bukan hanya tempat untuk mencari pemenang, melainkan panggung di mana masa lalu yang agung dan masa depan yang canggih bertemu di bawah langit biru Kota Meksiko.
Stadion ini sudah siap, dan dunia kini tinggal menunggu peluit pertama ditiupkan untuk memulai sejarah baru di atas rumput keramatnya.
Sentuhan modern:
Layar LED Raksasa: Seluruh atap bagian dalam kini dilengkapi layar LED yang bisa menampilkan grafis spektakuler.
Kapasitas Baru: Kini stadion dapat menampung sekitar 87.000 hingga 90.000 penonton, termasuk 5.000 kursi premium.
Fasilitas Ramah Disabilitas: Jalur akses baru yang lebih lebar dan landai untuk memastikan semua penggemar bisa menikmati laga tanpa hambatan.
Sistem Keamanan Modern: Teknologi pemindaian terbaru di setiap pintu masuk untuk menjamin kenyamanan ribuan suporter.
Profil Estadio Azteca:
Lokasi: Kota Meksiko, Meksiko
Tahun Dibuka: 1966
Kapasitas: 87.000 Penonton
Laga Pembuka: 11 Juni 2026 (Meksiko vs Afrika Selatan)
Julukan: El Coloso de Santa Úrsula




