Denzel Dumfries Tampil Ke-200: Kemenangan Spesial Inter Milan Atas Roma

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

KEMENANGAN telak Inter Milan atas AS Roma di San Siro tidak hanya menjadi perayaan tiga poin penting bagi perburuan Scudetto. Laga tersebut menjadi panggung emosional bagi bek sayap asal Belanda, Denzel Dumfries, yang resmi mencatatkan penampilan ke-200 berseragam Nerazzurri.

Dumfries, yang sempat menepi cukup lama akibat cedera pada musim 2025/26, kembali ke performa terbaiknya tepat saat kompetisi memasuki fase krusial. Dalam laga bersejarahnya tersebut, Dumfries tampil militan dan menunjukkan mengapa ia menjadi salah satu favorit publik San Siro sejak mendarat di Milan pada musim panas 2021.

Mentalitas Keluarga di Balik Kemenangan

Usai laga, Dumfries mengungkapkan rasa bangganya terhadap soliditas tim. Baginya, kemenangan ini adalah pernyataan tegas Inter setelah sempat ditahan imbang dalam dua laga sebelumnya.

Baca juga : Chivu Ungkap Rahasia Kebangkitan Nerazzurri Tundukan Roma 5-2

“Hari ini adalah pertandingan yang sangat hebat, kami bekerja sangat keras untuk itu. Saya senang Lautaro dan Calha (Calhanoglu) telah kembali. Malam ini Anda bisa melihat bahwa kami adalah sebuah keluarga dan grup yang kuat. Ini adalah jalan yang benar menuju akhir musim,” ujar Dumfries.

Meski sempat gagal mengonversi peluang emas menjadi gol, Dumfries tidak ambil pusing. Baginya, kebersamaan tim jauh lebih berharga daripada catatan individu.

“Grup ini sangat istimewa. Kami telah bersama selama bertahun-tahun dan memiliki pemain yang sudah lama di Inter dan benar-benar memahami arti klub ini. Saat seseorang mencetak gol, itu adalah momen spesial bagi semua orang, itulah mengapa kami merayakannya bersama dengan penuh semangat,” tambahnya.

Baca juga : Inter Milan Hadapi Tantangan Berat: Harus Menang 3 Gol atas Bodo Glimt di San Siro

Perjalanan Emas Bersama Nerazzurri

Sejak debutnya pada Agustus 2021 menggantikan Alessandro Bastoni, karier Dumfries di Inter terus menanjak. Ia bukan sekadar pelapis, melainkan berevolusi menjadi bek sayap yang dominan secara fisik dan tajam di depan gawang.

Selama hampir lima musim, pemain bernomor punggung 2 ini telah mengoleksi berbagai gelar prestisius, termasuk dua trofi Coppa Italia, dua Supercoppa Italiana, dan yang paling ikonik adalah raihan Scudetto bersejarah (Bintang Kedua) pada musim 2023/24.

Puncak performa individunya terjadi pada musim 2024/25, di mana ia mencetak 11 gol dan sempat mengemban ban kapten saat melawan Feyenoord. Kini, setelah pulih dari cedera panjang yang membekapnya sejak November lalu, Dumfries siap membantu Inter Milan mengejar target tertinggi di sisa musim ini.

“Kami bermain bersama dengan intensitas yang tepat. Kami memiliki begitu banyak kualitas dan banyak pemain penting di skuat ini. Ini adalah kemenangan besar,” tutup Dumfries penuh optimisme. (Inter Milan/Z-2)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Percepat Program 3 Juta Rumah, Prabowo Dorong Kampus Lakukan Riset Perumahan
• 26 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Ciri Kepribadian Orang dengan Pikiran Analitis yang Jarang Disadari
• 6 jam lalubeautynesia.id
thumb
Misi Artemis II Siap Abadikan Kembali Foto Ikonik ‘Earthrise’ dari Sisi Jauh Bulan
• 10 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Ada Ono di Pusaran Kasus Suap Bupati Bekasi
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga di Tengah Konflik Global
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.