Grid.ID - Inara Rusli mengaku mengalami kerugian besar dalam kariernya setelah terseret kasus dugaan perzinaan. Laporan yang dilayangkan oleh Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya berdampak langsung pada pekerjaan yang selama ini ia jalani.
Kasus tersebut bermula dari laporan Mawa terhadap suaminya, Insanul Fahmi, dan Inara pada November 2025. Laporan itu disertai bukti rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan aktivitas pribadi keduanya.
Dalam sebuah podcast, Inara secara terbuka mengungkap dampak yang ia rasakan. Ia menyebut bukan hanya kerugian materi, tetapi juga tekanan mental yang cukup berat.
“Sangat berpengaruh. Dan menurut aku ini bukan cuman sekadar angka ya,” ujar Inara Rusli dikutip Grid.ID melalui Podcast Kacamata Nanda, Nanda Persada, Minggu (5/4/2026).
“Ini benar-benar sudah masuk ke rasa aman dalam diri aku,” lanjutnya.
Sebagai publik figur, Inara sebelumnya aktif menerima berbagai pekerjaan, mulai dari endorse hingga proyek hiburan. Namun setelah kasus mencuat, sejumlah kontrak kerja terpaksa dibatalkan.
“Banyak yang terpaksa dibatallkan. Ada film, photoshoot buat produk,” ungkapnya.
Bahkan, Inara mengaku sempat menjalani proses syuting film di luar negeri. Namun, adegan yang melibatkan dirinya justru tidak ditampilkan dalam hasil akhir.
“Udah syuting, syutingnya jauh pula di Madinah. Tapi filmnya tetap tayang, cuma adegan aku di-jump cut,” jelasnya.
Tak hanya soal pekerjaan, kondisi mental Inara juga ikut terguncang. Ia merasa kasus yang menimpanya berdampak langsung pada rasa aman dalam hidupnya.
Di sisi lain, perkembangan kasus hukum yang menjeratnya kini telah memasuki tahap penyidikan. Pihak kepolisian menyatakan telah menemukan unsur pidana setelah melakukan pemeriksaan.
Kasus ini terus bergulir dengan agenda pemeriksaan lanjutan terhadap saksi-saksi. Penyidik juga akan mendalami bukti-bukti yang telah dikumpulkan.
Perjalanan hidup Inara kembali menjadi sorotan publik setelah sebelumnya juga sempat tersandung masalah rumah tangga dengan mantan suaminya, Virgoun. Kini, ia harus menghadapi ujian baru yang berdampak pada berbagai aspek kehidupannya.
Di tengah situasi yang sulit, Inara berusaha tetap bertahan. Ia berharap dapat melewati masa-masa ini dan kembali menemukan stabilitas dalam hidup serta karirnya.(*)
Artikel Asli




