Jakarta, tvOnenews.com - Meskipun membuat hingga lima penyelamatan, Emil Audero mendapatkan kritikan tajam dari media-media Italia. Sang kiper Timnas Indonesia menampilkan performa yang campur aduk sekembalinya dari Jakarta.
Para penggawa Garuda kembali memperkuat timnya masing-masing setelah jeda internasional usai. Pada Maret lalu, mereka melakoni dua laga melawan St Kitts and Nevis dan Bulgaria di FIFA Series 2026.
Audero hanya memainkan satu laga di antaranya, yaitu melawan Bulgaria yang mana berakhir dengan kekalahan 0-1. Kemudian, pada Minggu (5/4/2026) malam kemarin WIB, Audero kembali tampil untuk klubnya, Cremonese.
I Grigiorossi menjamu Bologna di Stadio Giovanni Zini dengan harapan untuk mempertahankan tren kemenangan. Sebab, laga terakhir mereka sebelum jeda internasional berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Parma.
Namun, gawang Audero hanya mampu bertahan selama tiga menit. Joao Mario membuka skor untuk tim tamu pada menit ketiga, yang disambung oleh Jonathan Rowe pada menit ke-16.
Cremonese baru bisa mencetak gol di masa injury time babak kedua. Gol tersebut dicetak melalui Federico Bonazzoli yang menyelesaikan eksekusi penalti.
Namun, tim asuhan Marco Giampaolo tetap takluk dengan skor 1-2. Kedua tim bahkan sama-sama mengakhiri laga dengan 10 orang setelah pemain Cremonese, Yousef Maleh, dan pemain Bologna, Lewis Ferguson, dikartu merah.
Emil Audero tampil cukup baik secara individual. Dia mengukir lima kali penyelamatan, namun hanya mendapatkan rating 6,3 dari penyedia statistik Sofascore karena dianggap melakukan satu kesalahan berujung gol.
Media-media Italia juga menyoroti kekurangan Audero dalam penciptaan gol pertama. Sport Grigiorosso hanya memberikannya nilai 4,5 untuk laga ini.
Kiper berusia 29 tahun itu dinilai tampil cukup baik untuk melakukan penyelamatan. Namun, itu dinilai belum cukup karena gol pertama yang diciptakan oleh Joao Mario.
“Dia seharusnya bisa berbuat lebih baik pada gol pertama, lalu dia melakukan penyelamatan bagus, tetapi itu tidak cukup. Dia sangat positif di paruh pertama musim, tetapi sekarang kesalahan-kesalahan semakin menumpuk, dan dia kehilangan ketenangannya,” tulis media Italia itu.
Media lokal setempat, La Provincia Cremona, juga menyoroti kekurangan Audero pada penciptaan kedua gol. Audero dinilai terlambat bereaksi di gol pertama, dan terlalu mudah ditaklukkan oleh tendangan Rowe.




