Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Jakarta
Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, menegaskan bahwa peran pemerintah daerah menjadi kunci dalam keberhasilan program eliminasi tuberkulosis (TB) di Indonesia.
Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers Hari TB Sedunia 2026 di Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, Senin, 6 April 2026.
Wiyagus mengatakan, eliminasi TB bukan hanya program sektor kesehatan, tetapi merupakan kerja bersama lintas sektor yang harus melibatkan pemerintah daerah hingga tingkat desa. Menurutnya, pemerintah daerah memiliki peran penting mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program di lapangan.
“Eliminasi tuberkulosis bukan sekadar target program, tetapi kerja bersama. Pemerintah daerah harus memastikan kebijakan penanggulangan TB berjalan dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa,”lanjutnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini juga menjadi tantangan kepemimpinan di daerah, karena membutuhkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah serta dukungan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat.
Kementerian Dalam Negeri, lanjutnya, akan terus mendorong dan mengawal pemerintah daerah agar menjalankan kewajiban dalam penanggulangan TB, termasuk memastikan program tersebut masuk dalam perencanaan pembangunan dan penganggaran daerah.
“Kami akan terus mengawal agar seluruh pemerintah daerah menjalankan program penanggulangan TB secara serius dan terintegrasi,”pungkasnya.
Ia berharap dengan penguatan peran pemerintah daerah dan kolaborasi lintas sektor, target eliminasi TB di Indonesia dapat tercapai.
Editor: Redaksi TVRINews





