Wajah Baru Timnas Futsal Indonesia Uji Mental di Piala AFF 2026

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Timnas Futsal Indonesia datang ke Piala AFF Futsal 2026 dengan satu pesan jelas: regenerasi sudah dimulai, dan hasil bukan satu-satunya tujuan.

Turnamen yang digelar di Nonthaburi Hall, Thailand, ini jadi panggung awal bagi wajah-wajah baru skuad Garuda. Mayoritas pemain yang dibawa merupakan talenta segar hasil kompetisi Profesional Futsal League (PFL), menandai langkah serius untuk membangun kedalaman tim jangka panjang.

Baca Juga :
Sudah Ngobrol dengan John Herdman, Luke Vickery Siap Bela Timnas Indonesia
Pengakuan Jujur Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia, Luke Vickery

Namun di balik semangat pembaruan itu, ada tantangan nyata yang langsung dihadapi tim pelatih: waktu persiapan yang sangat terbatas. Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, tak menutupinya.

"Hal yang paling menantang adalah kami hanya memiliki lima sesi latihan. Jadi, seperti yang bisa Anda lihat, dengan 10 jam latihan dan skuad pemain yang hampir seluruhnya baru, ini sangat menantang," ungkap Hector.

Situasi ini membuat proses adaptasi berjalan dalam tekanan. Meski begitu, Hector menegaskan bahwa persoalan utama bukan terletak pada kualitas pemain. Menurutnya, level kompetisi PFL sudah cukup untuk melahirkan pemain yang siap bersaing di Asia Tenggara.

"Ini adalah masalah terbesar kami (waktu), bukan kualitas para pemain itu sendiri. Saya pikir mereka semua adalah pemain yang bagus di Asia Tenggara," tambahnya.

Dengan waktu yang mepet, fokus utama tim pelatih kini adalah memastikan para pemain baru memahami identitas permainan Timnas. Sistem yang sebelumnya dibangun bersama skuad senior selama satu setengah tahun harus bisa ditransfer dalam waktu singkat.

"Masalah terbesar yang akan kami hadapi adalah mengingat sistem dan detail-detail yang telah kami kerjakan bersama skuad senior selama satu setengah tahun," kata Hector.

"Sekarang adalah waktunya untuk memperkenalkan pemain baru. Jika mereka bisa mempertahankan identitas kami dan mengingat cara kami bermain atau cara tim nasional Indonesia harus bermain itu sudah cukup," jelasnya.

Hector sadar, dalam situasi seperti ini, kesalahan kecil di lapangan hampir tak terhindarkan. Tapi bagi dia, itu adalah bagian dari proses.

"Tapi itu tidak masalah, kami datang ke sini untuk memberi paparan kompetisi bagi para pemain ini. Kami sedang dalam masa evolusi dan kami harus berkembang, kami fokus pada hal itu," kata Hector.

Baca Juga :
Terpopuler: Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Ada Italia?
Skuad Baru Langsung Dikasih Target Semifinal, Pelatih Timnas Futsal Buka Alasan
Skandal Paspor Melebar ke Belgia, Nasib Pemain Indonesia Terancam

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Arya Khan Beberkan Alasan Hingga Pinkan Mambo Ngamen di Jalan
• 7 jam lalucumicumi.com
thumb
Gus Iqdam dan Emil Dardak Luncurkan Program Talenta Digital Santri
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Naik Kuda ke Acara Nikahan, Bupati Syaharuddin Alrif Tunjukkan Kearifan Lokal di Sidrap
• 14 jam laluterkini.id
thumb
Rumah Doa Disegel, Camat Teluknaga Beri Tempat Ibadah Sementara untuk Jemaat POUK
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Kritik Saiful Mujani, Fahri Hamzah: Jangan Kasih Ruang Tindakan Inkonstitusional!
• 1 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.