Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pramono mendorong 153 pasar yang ada di Ibu Kota untuk dilakukan digitalisasi.

Pramono Dorong 153 Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong 153 pasar yang ada di Ibu Kota untuk dilakukan digitalisasi. Hal tersebut agar memudahkan pembelian melakukan transaksi di pasar seperti metode pembayaran dengan QRIS.

Hal ini disampaikan Pramono ketika meresmikan revitalisasi Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat dan pembangunan Pasar Kramat Jaya, Jakarta Utara, Senin (6/4/2026). 

Baca Juga:
Begini Cara MPMInsurance Perkuat Strategi Bisnis

"Semua pasar yang ada di Jakarta, 153 pasar, saya sudah meminta kepada Pak Dirut untuk semuanya nanti dilakukan digitalisasi, sehingga dengan demikian ini akan menjadi lebih baik," kata Pramono di Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat.

Dari jumlah keseluruhan pasar yang ada di Jakarta, ia menyebut hampir sebagian sudah melakukan pembayaran secara digital. Ia menyebut penerapan digitalisasi ini membuat transaksi lebih aman.

Baca Juga:
Usut Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Panggil Lima Biro Travel

"Dari 153 pasar, sekarang ini sudah 60 lebih yang sistem pembayarannya sepenuhnya sudah digitalisasi. Sehingga dengan demikian, pasar-pasar kita menjadi lebih rapi, lebih nyaman, lebih aman, mudah-mudahan masyarakat juga bisa menikmati itu," tutur dia.

Adapun, terkait revitalisasi Pasar Gardu Asem yang berlokasi di Kemayoran dilakukan di atas lahan seluas 1.735 meter persegi. Saat ini terdapat 79 pedagang eksisting yang direlokasi sementara ke Pasar Nangka Bungur selama proses pembangunan.

Ke depan, pasar ini akan memiliki kapasitas 80 kios dan 128 los untuk menampung 208 pedagang. Sementara itu, Pasar Kramat Jaya di Cilincing merupakan pasar yang dibangun di lahan baru seluas 2.617 meter persegi. Pasar ini akan dilengkapi dengan 49 kios serta fasilitas olahraga di lantai dua, sehingga dapat menjadi ruang publik yang lebih fungsional bagi masyarakat sekitar.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Partai Komunis Tiongkok Memanfaatkan Perang Iran untuk Mendorong Disinformasi Anti-AS yang Terkoordinasi, Sebarkan Propaganda Hingga Kerahkan Buzzer
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Tipe MBTI yang Paling Sering Datang Terlambat
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Plastik Naik, Pemerintah Diminta Intervensi karena UMKM Tertekan dan Dilema
• 41 menit lalukompas.com
thumb
Ahmad Dhani Segera Nikahkan El Rumi dan Syifa Hadju, Piyu Padi Sudah dapat Undangan?
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Pengamat Timur Tengah Nilai Iran Masih Punya Kekuatan Bertahan di Tengah Ultimatum Trump
• 4 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.