Petani Diminta Percepat Panen Antisipasi Karhutla

mediaindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita

DAERAH sentra pertanian di Provinsi Kalimantan Selatan tengah memasuki masa panen raya pada periode Maret hingga Mei 2026. Untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat potensi kemarau ekstrem, para petani diimbau mempercepat proses panen.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat panen raya telah berlangsung sejak akhir Maret dan diperkirakan berlanjut hingga Mei mendatang. Pada periode tersebut, total produksi panen mencapai 250.412 ton, meningkat dibanding periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 174.554 ton.

"Meski dibayangi ancaman kemarau ekstrem dan panjang, daerah sentra pertanian Kalsel tetap panen raya. Kita optimis produksi padi akan mencapai 1,2 juta ton sesuai target," ungkap Kepala DPKP Kalsel Syamsir Rahman, Senin (6/4).

Anggaran Terbatas Jadi Tantangan Sektor Pertanian

Syamsir mengakui sektor pertanian di Kalimantan Selatan menghadapi berbagai tantangan, salah satunya keterbatasan anggaran.

"Anggaran pertanian Kalsel ini hanya Rp128 miliar sudah sama gaji pegawai, tidak sampai satu persen dari APBD. Padahal sektor pangan ini sangat penting dan vital," tegasnya.

Selain keterbatasan anggaran, sektor pertanian juga menghadapi ancaman bencana alam yang datang silih berganti.

Ancaman Banjir dan Karhutla Setiap Tahun

Menurut Syamsir, ribuan hektare lahan pertanian mengalami kerusakan setiap tahun akibat banjir pada musim hujan maupun karhutla saat musim kemarau. Kondisi tersebut membuat masa tanam efektif di Kalimantan Selatan hanya berlangsung sekitar tujuh bulan dalam setahun.

"Ribuan hektare lahan pertanian mengalami kerusakan akibat bencana baik banjir maupun karhutla setiap tahunnya. Musim tanam kita hanya efektif tujuh bulan dalam setahun. Namun produksi padi Kalsel tergolong bagus dan menjadi yang tertinggi di Kalimantan," ujarnya.

Selain bencana alam, serangan hama serta ancaman kekeringan juga menjadi persoalan serius bagi petani di wilayah tersebut.

Antisipasi Karhutla dan Kekeringan

Menghadapi potensi karhutla dan kekeringan, DPKP Kalimantan Selatan telah mengambil sejumlah langkah antisipasi. Pemerintah mengimbau petani tidak melakukan pembakaran saat pembersihan lahan maupun persiapan musim tanam.

Selain itu, petani juga didorong menerapkan praktik panen dengan memotong batang padi hingga akar sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko kebakaran lahan. (SY/I-1)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Campak Kembali Marak: Nyawa Melayang, Imunisasi Diabaikan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
5 Zodiak yang Paling Tidak Percaya Diri, Kamu Termasuk?
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sampah Makassar 800 Ton per Hari, Appi: Atur Sistem Pengangkutan
• 2 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kecelakaan Maut Truk Tangki Tabrak Angkot dan Motor di Cirebon, 1 Tewas 3 Luka-Luka
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Ledakan Misterius di Pabrik Sidoarjo, Diduga Ada 3 Korban
• 39 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.