Kereta Api (KA) Bangunkarta (161) relasi Jombang-Pasar Senen anjlok di emplasemen Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/1). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto menyampaikan permohonan maaf atas insiden itu.
"Maaf kepada seluruh pelanggan, khususnya penumpang KA Bangunkarta yang perjalanannya terganggu akibat anjlokan 3 kereta di emplasemen Bumiayu (km 312+1, wesel 21A dan 21B) pada Senin (6/4) pukul 14.15 WIB," ujar Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin.
As’ad menyampaikan saat ini tim KAI masih fokus dalam upaya evakuasi. Adapun untuk penyebab anjlokan, nanti akan dikabarkan lebih lanjut.
Ia menambahkan, begitu informasi terkait insiden itu diterima, seluruh tim Tanggap Darurat KAI Daop 5 Purwokerto langsung bergerak cepat untuk menyiapkan langkah-langkah penanganan.
"Petugas bersama tim terkait saat ini telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan di jalur lintasan tersebut dan melakukan evakuasi terhadap KA Bangunkarta," ujarnya.
Akibat kejadian ini, untuk sementara waktu petak jalan di lokasi kejadian terhalang, baik jalur hulu maupun hilir tidak dapat dilalui perjalanan KA. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses penanganan.
KAI Daop 5 Purwokerto memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan terkait perkembangan situasi ini melalui berbagai kanal resmi. Penumpang diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI Daop 5 Purwokerto akan mengupayakan penanganan secara maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan," katanya.





