Asuransi Mobil Listrik Diprediksi Tumbuh Rp20 Triliun, Inovasi Kategori Risiko Perlu di-Upgrade

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pasar asuransi kendaraan bermotor di Indonesia diproyeksikan terus bertumbuh dengan tingkat pertumbuhan rata-rata tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 5%

Nilai Pendapatan Premi Bruto (GWP) diperkirakan melonjak dari Rp16,9 triliun pada tahun 2026 menjadi Rp20,5 triliun pada tahun 2030.

Proyeksi tersebut diungkapkan oleh GlobalData, perusahaan platform intelijen dan riset data global. Berdasarkan basis data mereka, pasar asuransi kendaraan di Indonesia diestimasi mencatat pertumbuhan tahunan sebesar 3,9% pada tahun 2026. 

Tren positif ini ditopang oleh perluasan jalur distribusi digital, inovasi produk, serta penguatan disiplin underwriting.

Meski begitu, industri ini tetap harus mewaspadai sejumlah tantangan, seperti tren kenaikan harga kendaraan, pelemahan daya beli masyarakat, hingga peningkatan kerugian akibat cuaca ekstrem.

Katam Prasanth, Analis Asuransi Senior GlobalData, menyoroti bahwa pesatnya adopsi Kendaraan Listrik (EV) menjadi salah satu katalis utama perubahan di industri ini.

"Industri asuransi kendaraan di Indonesia tengah dibentuk ulang oleh adanya insentif pembelian EV (seperti pembebasan PPN dan pajak barang mewah), munculnya EV sebagai segmen premi tinggi dengan kebutuhan underwriting yang khas, serta akselerasi digitalisasi dan dukungan regulasi yang menguntungkan," jelas Prasanth.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan EV pada periode Januari–September 2025 menembus 55.255 unit, meroket 27,9% dibandingkan 43.188 unit pada periode yang sama di tahun 2024.

Seiring bertambahnya populasi EV dan kendaraan hibrida, perusahaan asuransi mulai berinovasi mengelola kategori risiko baru, seperti paparan terkait baterai, ekosistem pengisian daya, serta mahalnya biaya komponen khusus.

Nasabah kini disuguhkan pilihan produk asuransi komprehensif atau Total Loss Only (TLO) yang dirancang khusus untuk EV.

Skema komprehensif ini bahkan mencakup perlindungan baterai dan charger, layanan darurat, asuransi kecelakaan diri, hingga perlindungan dari bencana alam dan huru-hara.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Bantaran Kali Karet Tengsin Terancam Digusur Tanpa Skema Relokasi
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Saham ESIP Bergerak di Bidang Apa? Produsen Plastik Kemasan, Simak Profil Singkatnya
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Sultan HB X Sebut Pengawasan jadi Tantangan Utama WFH untuk ASN
• 54 menit lalukumparan.com
thumb
Tiket Diamond VIP Konser F4 Ludes Kurang dari 1 Jam, Fans Banyak Tertipu Oknum
• 22 jam lalutabloidbintang.com
thumb
KA Bangunkarta yang Anjlok di Brebes Angkut 580 Penumpang
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.