IHSG Ditutup Turun 0,53% ke 6.989, Saham Big Caps BBCA, BREN Cs Kompak Merah

bisnis.com
7 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (6/4/2026). Koreksi ini sejalan dengan saham-saham big caps yang ditutup di zona merah, seperti BBCA, BREN sampai DSSA.

Melansir IDX Mobile, indeks komposit melemah 0,53% atau 37,35 poin ke 6.989,43. Sebanyak 437 saham ditutup melemah, 264 saham ditutup menguat dan 257 saham stagnan.

Sepanjang hari ini IHSG bergerak di level 6.943 hingga 7.009. Pasar mencatat transaksi 27,77 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp15,21 triliun. Kapitalisasi pasar kini menjadi Rp12.184 triliun.

Saham big caps yang ditutup turun antara lain adalah saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang terpangkas 1,14% ke Rp6.500, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) turun 9,17% ke Rp4.360, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 0,30% ke Rp3.310, hingga saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) yang turun 9,34% ke Rp63.800.

Di sisi lain, sejumlah saham big caps yang masih menguat antara lain adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menguat 6,91% ke Rp5.025, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 0,96% ke Rp3.160, saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 0,41% ke Rp6.100, hingga saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang ditutup naik 5,08% ke Rp1.345.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menjelaskan pasar saham domestik saat ini masih dibayang sentimen negatif dari global dan dalam negeri.

Baca Juga

  • IHSG Dibuka Turun 1% ke 6.956, Saham DSSA, DATA hingga BRPT Kompak Ambles
  • IHSG Berpeluang Rebound Pekan Ini, Saham JPFA, TAPG, hingga MBMA Jadi Jagoan BRI Danareksa
  • Tekanan Global Belum Surut, IHSG Berpotensi Rebound

Dari global, ada sentimen berupa tensi geopolitik, di mana Donald Trump telah menyatakan siap menyerang Iran secara frontal. Ancaman serangan AS ke Iran ini membuat investor global panik dan buru-buru beralih ke safe haven. 

"Akibatnya muncul ketidakpastian tinggi, sehingga aset berisiko seperti saham di pasar berkembang, termasuk IHSG kemungkinan besar bakal kena aksi jual jangka pendek," jelas David, Senin (6/4/2026).

Sementara dari domestik ada sentimen berupa efek samping implementasi B50 yang dimulai 1 Juli 2026. David menjelaskan ada kekhawatiran pasar akan pengalihan berlebih CPO ke biodiesel berisiko memicu kenaikan harga minyak goreng dan inflasi yang dapat menekan daya beli masyarakat serta memberikan sentimen negatif bagi sektor Consumer Goods.

Pada pekan ini, 6-10 April 2026, pasar juga menaruh mata pada perkembangan nilai tukar rupiah dan harga minyak yang bergejolak imbas perang Timur Tengah. Menurutnya, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang menghadapi ujian berat akibat kombinasi lonjakan harga minyak dunia dan pelemahan nilai tukar rupiah yang cukup drastis.

Ketika harga minyak mentah bertahan di atas US$100 per barel, beban subsidi energi dalam APBN akan membengkak secara signifikan sehingga mengancam batas aman defisit fiskal negara. Tekanan itu diperparah oleh posisi rupiah yang sempat menembus level Rp17.000 per Dolar AS yang secara otomatis meningkatkan biaya impor bahan baku dan memicu kenaikan inflasi domestik.

"IHSG diproyeksikan bergerak melemah dengan rentang support di level 6.700 dan resistance pada 7.250 karena dipicu juga oleh sentimen negatif akibat penyesuaian komposisi kepemilikan saham yang tinggi (high shareholding composition) sejalan dengan proyeksi metodologi MSCI yang sebelumnya telah diantisipasi pasar," tandasnya.

_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Krisis Berpikir Kritis: Bagaimana AI Menyeragamkan Pemikiran Mahasiswa
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Nyaris Gagal hingga Terjebak, Detik-detik Penyelamatan Pilot Amerika Serikat di Iran
• 10 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Viral Selat Hormuz di Sidoarjo, Warga Palang Jalan Depan Rumah Picu Kontroversi
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Heboh! Motor Terbakar di Tengah Jalan Ramai di Jombang, Diduga Akibat Tangki Bocor
• 14 jam lalurctiplus.com
thumb
Terungkap Motif Pengemudi Taksi Online Lecehkan Penumpang di Jakpus, Begini Kata Polisi
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.