Terungkap Motif Pengemudi Taksi Online Lecehkan Penumpang di Jakpus, Begini Kata Polisi

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap motif sopir taksi online bernama Wendy Arif Harjanto (39) yang melakukan pelecehan seksual terhadap penumpangnya di dalam mobil, saat melintas di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat, Sabtu (14/3/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menerangkan, motif yang bersangkutan melancarkan aksinya yakni lantaran iseng dan mencoba-coba.

“Dari hasil penyelidikan dan penyidikan (motif) karena iseng dan mencoba-coba,” ucap Budi, kepada wartawan, Senin (6/4/2026).

Selain itu Budi menyebutkan, tersangka melancarkan aksinya juga karena pengaruh narkoba.

“Yang bersangkutan bisa juga dalam pengaruh narkoba,” tuturnya.

Untuk diketahui, Seorang driver taksi online berinisial WAH (39) diringkus Tim Subdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya usai diduga mencabuli penumpangnya di kawasan Apartemen Istana Harmoni, Jakarta Pusat. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, terduga pelaku diamankan usai video rekaman korban viral di media sosial.

“Pada Rabu, 1 April 2026 terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Rangkapan Jaya, Depok, saat berada di dalam kendaraannya,” kata Budi, kepada wartawan, Jumat (3/4/2026).

Lebih lanjut, Budi mengungkapkan, peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/3/2026), saat korban memesan layanan transportasi online. Kemudian di tengah perjalanan pelaku mulai bersikap mencurigakan dan membuat korban ketakutan.

“Terduga pelaku diduga memanfaatkan profesinya sebagai driver online untuk memperoleh akses terhadap korban,” terangnya.

Selanjutnya ketika dalam perjalanan, pelaku membangun komunikasi, lalu mengubah situasi hingga korban berada dalam posisi rentan sebelum akhirnya diduga melakukan perbuatan cabul di dalam kendaraan.

“Pelaku diduga membawa mobil ke lokasi sepi lalu melakukan aksi cabul dengan memegang dan meremas paha korban hingga menindih tubuh korban secara paksa. Korban sempat merekam kejadian itu, lalu berusaha melawan sampai akhirnya berhasil keluar dari mobil,” jelasnya.

Sementara itu, dari penangkapan terduga pelaku, polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa alat hisap sabu, plastik klip bekas paket sabu, obat kuat, alat kontrasepsi, dua unit handphone, serta mobil yang diduga dipakai saat kejadian. (ars/iwh)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menjaga Arah dan Meneguhkan Arus Ekonomi Syariah dalam RKP 2027
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Buntut Kaburnya Alung saat Mau di-BAP, Perwira Polda Jambi Kena Sanksi Demosi: Lalai atau Dilepas?
• 8 jam laludisway.id
thumb
Wamendagri tekankan kepala daerah di Kepri kawal program MBG
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Hasil IBL: Dewa United Hentikan 13 Kemenangan Beruntun Pelita Jaya
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Hantam AS Roma 5-2, Inter Milan kokoh di peringkat pertama
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.