Progres Rehab-Rekon Sumatra Positif, Pemerintah Siap Percepat Tahap Lanjutan

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Krisafika Taraisya Subagio

TVRINews, Jakarta

Pemerintah menilai progres rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di wilayah Sumatra menunjukkan capaian yang cukup baik. Meski demikian, percepatan pemulihan tetap diperlukan untuk masuk ke tahap lanjutan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan, pemerintah telah menerima laporan lengkap terkait perkembangan penanganan di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Capaiannya sudah sangat bagus, tapi tentu saja kita harus melangkah kepada tahap berikutnya," ujar Pratikno kepada wartawan termasuk tvrinews.com dalam konferensi pers usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) Tim Pengawas Satgas Rehab-Rekon Bencana Sumatra, di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga pemulihan kehidupan masyarakat secara menyeluruh, termasuk sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik.

Di sisi lain, pemerintah juga terus mengantisipasi potensi bencana susulan yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) disebut tetap aktif mengawal proses dari tahap tanggap darurat hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa sebagian besar daerah terdampak kini mulai menunjukkan kondisi yang membaik.

Di Sumatera Barat, dari 16 kabupaten/kota terdampak, mayoritas sudah kembali berjalan normal. Hal serupa juga terjadi di Sumatera Utara, di mana sebagian besar wilayah terdampak telah pulih, meski masih ada beberapa daerah yang membutuhkan perhatian khusus.

Adapun di Aceh, pemulihan terus berjalan meski masih terdapat sejumlah wilayah yang memerlukan penanganan lebih lanjut, terutama di kawasan yang terdampak cukup berat.

"Tugas kita belum selesai. Masih banyak yang harus dipermanenkan, seperti jalan, jembatan, dan hunian tetap bagi masyarakat," kata Tito.

Pemerintah juga menegaskan bahwa percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) menjadi prioritas ke depan, mengingat masih ada masyarakat yang tinggal di hunian sementara maupun tenda pengungsian.

Untuk mendukung percepatan tersebut, pemerintah telah menyiapkan rencana induk (renduk) pemulihan yang disusun oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Selain itu, pemerintah pusat juga mengalokasikan tambahan anggaran sebesar Rp10,6 triliun untuk mendukung percepatan penanganan di daerah terdampak.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Duh! Viral Laporan Warga soal Parkir Liar Dibalas Foto AI, Pemprov DKI Buka Suara
• 23 jam laluokezone.com
thumb
5 Kali Tumbang Menuju Piala Asia U-17 2026, Pengamat: Tak Fair Menilai Kurniawan Dwi Yulianto Telah Gagal Memoles Timnas Indonesia
• 9 jam lalubola.com
thumb
Piala AFF Futsal 2026: Timnas Indonesia Menang Telak dari Brunei Darussalam
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Masyarakat Diimbau Tak Mudah Tergiur Tawaran Haji Tanpa Antre
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kabel Putus Tersangkut Truk Pengangkut Alat Berat di Tulungagung, Listrik  Padam
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.