TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com – Tumpukan sampah di sekitar area Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan (Tangsel), dikeluhkan penumpang KRL karena mengganggu kenyamanan, terutama saat hujan turun.
Salah satu penumpang, Nana (32), mengatakan tumpukan sampah tersebut cukup mengganggu, baik dari segi pemandangan maupun bau.
“Menurut aku sih sebenarnya cukup mengganggu ya, karena kan numpuknya sudah tinggi juga. Jadi kalau misalkan keluar dari kereta tuh cukup mengganggu,” ujar Nana saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin (6/4/2026).
Baca juga: Sudah Patroli di Jam Acak, Petugas Tak Temukan Pembuang Sampah di Jurangmangu
Ia mengaku, awalnya tumpukan sampah tersebut tidak terlalu terlihat.
Namun, seiring waktu, jumlahnya terus bertambah hingga akhirnya tampak mencolok.
“Dulu tuh sebenarnya enggak terlalu menonjol mungkin karena masih sedikit juga. Tapi makin ke sini tuh kayak makin nambah terus. Jadi banyak sampah di situ, padahal itu tanah kosong,” kata dia.
Menurut Nana, bau dari tumpukan sampah tidak selalu menyengat.
Baca juga: Sudah Dijaga hingga Dini Hari, Sampah di Samping Stasiun Jurangmangu Tetap Menggunung
Namun, saat hujan turun, bau tersebut menjadi lebih terasa.
"Kalau pas hujan, apalagi pas pintu kereta berhenti di dekat situ, itu baunya bisa langsung terasa banget,” jelas dia.
Hal serupa diungkapkan oleh seorang petugas stasiun, Teguh (bukan nama sebenarnya).
Ia menyebut bau dari sampah biasanya muncul saat kondisi lembap atau setelah terkena air hujan.
Baca juga: Setahun Terbengkalai, Tumpukan Sampah di Stasiun Jurangmangu Ganggu Pengguna KRL
“Kalau ini suka bau juga. Biasanya kalau hujan, kena air terus pas panas menguap, kadang-kadang bau juga,” kata Teguh.
Ia mengatakan, tumpukan sampah tersebut sudah ada sejak sekitar satu tahun lalu dan terus bertambah sedikit demi sedikit.
Kondisi tersebut juga telah diketahui pihak stasiun.