BREBES, iNews.id - Proses evakuasi Kereta Api (KA) Bangunkarta yang anjlok di Desa Talok, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diperkirakan memakan waktu 6-7 jam. Hingga Senin (6/4/2026) petang, penanganan masih berlangsung di lokasi.
Puluhan petugas PT KAI Daop 5 Purwokerto dikerahkan untuk menangani anjlokan tiga gerbong kereta relasi Jombang–Pasar Senen, Jakarta. Salah satu rangkaian roda dilaporkan terlepas sehingga menyulitkan proses evakuasi.
"Untuk evakuasi kami perkirakan 6-7 jam ke depan," ujar Manajer Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad di lokasi.
Untuk mempercepat penanganan, KAI juga mendatangkan kereta bantuan. Posisi gerbong yang miring menutup dua jalur rel, mengakibatkan gangguan perjalanan kereta lain.
Dia menyebut sejumlah perjalanan kereta mengalami perubahan rute dan pembatalan. "Saat ini terdapat sejumlah kereta api yang mengalami rute memutar dan juga sejumlah perjalanan dibatalkan oleh KAI," ujarnya.
Baca Juga:Kapolri Ungkap Peran Pemerintah Jaga Perdamaian dan Ekonomi di Tengah Konflik GlobalSementara itu, penumpang KA Bangunkarta dialihkan menggunakan 10 unit bus menuju stasiun tujuan. "Penumpang KA Bangunkarta yang terdampak oleh anjlokan ini Humas KAI Daop 5 Purwokerto telah menyiapkan 10 bus untuk melanjutkan perjalanan di stasiun-stasiun tujuan," ucapnya.
#jateng




