PT GWS soal Ledakan di Pabrik: Korban Meninggal Kernet Truk, Rumah Warga Rusak

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Ledakan keras terjadi di pabrik PT Great Wall Steel (GWS) di Jalan Brigjen Katamso, Kabupaten Sidoarjo, Senin (6/4) sekitar pukul 14.30 WIB. Ledakan itu mengakibatkan dua karyawan luka-luka dan satu orang meninggal dunia.

"Alhamdulillah saya juga dari sana. Yang satu kondisi stabil ada di rumah sakit masih perawatan cuma stabil. Yang kedua, yang kedua ini tidak kenapa-kenapa. Tapi karena saya takut dia ada kejadian atau apa, maka saya minta dia melakukan pengecekan di rumah sakit," ujar HRD General Affair PT GWS, Heri Prasetyo saat ditemui di lokasi, Senin (6/4).

Sementara korban meninggal dunia, Heri memastikan bukan karyawannya. Korban ialah kernet truk dari supplier besi.

"Nah, yang berikutnya yang satu lagi, korban yang ketiga adalah kernet. Jadi, yang kernet ini yang posisinya kurang lebih lebih dari 50 meter dari jarak kejadian itu yang tanpa diduga dia terkena serpihannya ya dari yang tabung atau besi yang potong tadi itu terkena di bagian tubuhnya, anggota tubuhnya," katanya.

Heri mengaku tidak mengetahui luka apa yang diderita korban hingga meninggal dunia. Informasi yang didapatnya korban meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

"Saya cuma dipanggil sama dokter untuk menyampaikan beritanya bahwa yang sudah hari ini memang dalam kondisi MD atau meninggal dunia ya dalam perjalanan di rumah sakit," imbuhnya.

Rumah Warga Rusak

Selain korban jiwa, insiden ledakan itu juga mengakibatkan kerusakan sejumlah rumah warga di sekitar lokasi. Kerusakan itu karena pecahan besi yang terpental hingga ke rumah warga.

Heri mengatakan bahwa pihaknya saat ini berkoordinasi dengan perangkat desa untuk mendata rumah warga yang terdampak.

"Jadi kami sudah menghubungi Pak Kades ya. Jadi untuk mungkin bisa sampaikan juga melalui ini bahwa untuk warga-warga yang memang ada kerusakan ya karena kita juga tidak bisa menduga sampai sejauh mana kekuatan ledakan itu untuk nyampai ke warga dan saya sudah mendengar ada beberapa warga yang katanya informasinya ada kerusakan," katanya.

"Yang jelas saya minta tolong kepada Pak Kades untuk mendata dan mengidentifikasi. Nanti mungkin besoklah mungkin ya, saya bisa mau datang ke lokasi dan sebagainya," tambahnya.

Heri menyampaikan, PT GWS siap bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga akibat peristiwa ledakan tersebut.

"Yang jelas kami bertanggung jawab terhadap perusahaan tersebut. Ya, jadi ini pesan dari pimpinan juga seperti itu. Enggak apa-apa, jadi nanti biar masing-masing apa ya, pimpinan atau pembantu wilayah menyampaikan kepada kami," ucapnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bernardo Silva Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Ini
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Tiga TNI Didakwa Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Berencana Kacab Bank BUMN Jakarta
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
BBM Tak Naik, Purbaya Ungkap Strategi Jaga Defisit APBN Tak Lebihi 3 Persen dari PDB
• 8 jam laluidxchannel.com
thumb
Frustrasi Selat Hormuz Ditutup, Trump Hanya Bisa Mengancam Iran
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Plastik Naik, PKL Tercekik
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.