Pakistan Usul Kesepakatan Gencatan Senjata 2 Tahap ke AS-Israel dan Iran

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pakistan mengusulkan rencana dua tahap untuk mengakhiri perang AS-Israel di Iran dan membuka kembali Selat Hormuz. Kedua pihak disebut tengah mempertimbangkan kerangka kerja tersebut.

Dilansir Aljazeera, Senin (6/4/2026), perkembangan mengenai proposal kesepakatan tersebut disampaikan sebuah sumber mengatakan kepada kantor berita Reuters.

Baca juga: Iran Tuntut Penjelasan Saudi-UEA Usai Tembak Jatuh Drone China

Dilaporkan Reuters, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengakui upaya diplomatik oleh Pakistan, yang telah berbagi rencana dengan Iran dan Amerika Serikat untuk mengakhiri permusuhan. Baghaei menambahkan bahwa Iran fokus pada keamanannya di tengah serangan terbaru dari AS dan Israel.

Sebelumnya, sebuah universitas terkemuka di Teheran dan Pabrik Petrokimia South Pars di Asaluyeh dibom pada hari Senin, menewaskan sedikitnya 34 orang di Iran.

Axios pertama kali melaporkan pada hari Minggu bahwa AS, Iran, dan mediator regional sedang membahas potensi gencatan senjata selama 45 hari sebagai bagian dari "kesepakatan dua tahap" yang dapat mengarah pada penghentian permanen perang, mengutip sumber-sumber AS, Israel, dan regional.

Sumber tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa kepala angkatan darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, telah melakukan kontak "sepanjang malam" dengan Wakil Presiden AS JD Vance, Utusan Khusus Steve Witkoff, dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

"Semua elemen perlu disepakati hari ini," kata sumber tersebut.

Baca juga: Iran Ingatkan Trump: Langkah Sembrono Bikin Seluruh Kawasan Terbakar!

Ia menambahkan bahwa pemahaman awal akan disusun sebagai nota kesepahaman yang diselesaikan secara elektronik melalui Pakistan, sebagai satu-satunya saluran komunikasi dalam pembicaraan tersebut.

Berdasarkan proposal tersebut, gencatan senjata akan berlaku segera, membuka kembali Selat Hormuz, dengan waktu 15 hingga 20 hari diberikan untuk menyelesaikan penyelesaian yang lebih luas.

Kesepakatan tersebut, yang untuk sementara disebut "Kesepakatan Islamabad", akan mencakup kerangka kerja regional untuk selat tersebut, dengan pembicaraan tatap muka terakhir di ibu kota Pakistan.

Sumber tersebut mengatakan bahwa kesepakatan akhir diperkirakan akan mencakup komitmen Iran untuk tidak mengejar senjata nuklir sebagai imbalan atas pencabutan sanksi dan pelepasan aset yang dibekukan.




(fca/jbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Percepatan Tanam CSR Bone Dimulai, 2.000 Hektare Lahan Siap Digarap
• 12 jam laluterkini.id
thumb
Terpopuler Trend: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Pemilik Hajat Dikeroyok Preman, hingga KDM Tegaskan Dampak WFH ASN 
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Tak Terima Dituduh Danai Roy Suryo Rp5 Miliar, Jusuf Kalla Siapkan Serangan Balik: Itu Fitnah
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Israel Sabotase Kamera Markas PBB di Naqoura, UNIFIL Ajukan Protes Resmi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapolda Maluku Utara Pastikan Situasi Halmahera Tengah Aman usai Konflik Warga
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.